Ini Empat Skenario Vaksinasi Tahap Dua yang Disiapkan Pemerintah

AKURAT.CO Kemenkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan empat strategi untuk menyukseskan vaksinasi tahap kedua.
Empat pendekatan itu merupakan keputusan mereka setelah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan (Nakes) sejak 14 Februari lalu. Dia berharap, empat skenario itu berjalan mulus.
Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan, untuk metode vaksinasi tahap dua, pihaknya telah menyiapkan empat skenario ampuh.
Pertama, kata dia, vaksinasi dilakukan di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta. Mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit (RS).
"Ada 13.600 lebih faskes yang kita siapkan," ungkap Maxi kepada wartawan, Senin (15/2/2021).
Kedua, vaksinasi akan dilakukan di fasilitas kesehatan milik institusi masing-masing. Misalnya di fasilitas kesehatan milik TNI dan Polri. Termasuk juga Fasies mulik perusahaan BUMN ataupun Faskes milik perusahaan swasta. Sementara metode ketiga yakni dilakukan secara massal.
Metode ini, kata dia, sudah pernah diujicoba. Misalnya yang dilakukan terhadap masyarakat di berbagai kota. Seperti di Jogjakarta, Surabaya, Bandung, Jakarta, Makasar, Manado bahkan di Kota Medan.
"Keempat, vaksinasi massal bergerak. Nantinya vaksinasi ini untuk sasaran tertentu seperti pedagang pasar. Seperti yang akan kita mulai di Pasar Tanah Abang. Vaksinasi dilakukan oleh vaksinator yang sudah terlatih," ungkapnya.
Vaksinasi tahap kedua ini, kata dia, dimulai pada bulan Februari hingga Mei. Meski begitu, dia berharap setelah vaksinasi dilakukan, disiplin protokol kesehatan (Prokes) tetap dilakukan.
Sebab, kata dia, vaksinasi hanyalah salah satu cara untuk terhindar dari paparan virus mematikan itu. "Sekalipun sudah di vaksin, kemungkinan tertular virus itu masih ada. Tetapi tidak akan parah," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





