Akurat

Kemenkes: Kalau Ada Kejadian Pascaimunisasi Tidak Usah Khawatir

Badri | 15 Februari 2021, 16:14 WIB
Kemenkes: Kalau Ada Kejadian Pascaimunisasi Tidak Usah Khawatir

AKURAT.CO Tak hanya mengatur skenario vaksinasi tahap kedua, Kemenkes juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terlampau khawatir.

Sebab, vaksinasi merupakan salah satu strategi menciptakan kekebalan tubuh. Sehingga dengan begitu, laju penularan virus di masyarakat bisa dihentikan.

Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan, setelah vaksinasi, Kemenkes akan terus memantau efek lanjutannya. Artinya, Kemenkes tidak lepas tangan setelah melakukan vaksinasi.

"Kalau ada nanti setelah vaksinasi, mengalami gangguan kesehatan ada Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI), tidak usah khawatir. Tenang dan akan ditangani, diobati secara tuntas dan tentu masing-masing daerah punya Komda KIPI akan menelusuri kausalitas, penyebabnya," ungkapnya saat melaksanakan media breafing pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Kantornya Senin (15/2/2021).

Dia menegaskan, pemerintah memastikan bahwa masyarakat mendapatkan vaksinasi itu secara cuma-cuma. Seluruh pembiayaan terkait program vaksinasi ditanggung pemerintah. Keputusan itu untuk mendorong masyarakat sekaligus mengurangi beban ekonomi masyarakat.

"Pemerintah memastikan bahwa pembiayaan akan ditanggung oleh pemerintah," ungkapnya.

Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gejala medis Pascaimunisasi, Kemenkes telah menyertakan nomor telepon petugas vaksinasi di kartu vaksinasi yang telah didapat. Sehingga, setiap kejadian Pascaimunisasi bisa segera dilaporkan dan ditangani.

"Untuk mengantisipasi KIPI, setiap pelayanan kesehatan sudah ditetapkan contak person. Kita ketahui bersama setiap selesai vaksinasi, di meja observasi begitu di print kartu imunisasi, di bawahnya sudah ada kontaknya," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri