Fahira Idris Desak Pemerintah Evaluasi Mingguan PPKM Mikro

AKURAT.CO Anggota DPD RI Fahira Idris mendesak pemerintah melakukan evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro selama seminggu belakang. Sebab, belajar dari pengalaman kebijakn PPKM sebelumnya yang dia nilai kurang efektif. Karena itu, dia mendesak agar PPKM mikrodi evaluasi selama seminggu terakhir.
Dia menjelaskan, efektivitas PPKM berskala mikro juga sangat bergantung kepada kecepatan dan peningkatan testing, tracing, treatment (3T) serta kedisiplinan menjalankan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi.
Oleh karena itu, agar implementasi PPKM berskala mikro lebih efektif harus ada evaluasi yang komprehensif di minggu pertama penerapannya.
“Jika pekan pertama sudah ada evaluasi yang komprehensif akan diketahui di mana kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki sehingga pada penerapan PPKM berskala mikro di pekan kedua bisa lebih baik dan dampaknya lebih terasa terutama dalam mengendalikan laju penularan virus di tengah masyarakat," katanya Minggu (14/2/2021).
Dia mengatakan, tentunya pemerintah dan masyarakat ingin terus bergerak maju dalam upaya penanggulangan pandemi ini. Oleh karena itu, perpindahan dari satu kebijakan ke kebijakan lain, proses dan hasilnya harusnya semakin baik. Sehingga kebijakan-kebijakan itu tidak berputar-putar di kondisi seperti saat ini.
"Masih adanya keraguan berbagai pihak termasuk para epidemiolog akan efektivitas PPKM berskala mikro harus menjadi perhatian pemerintah dan peran pemangku kepentingan terkait lainnya sebagai masukan dan evaluasi. Memang, kata dia, penerapan PPKM berskala mikro bukan hanya harus matang dan terencana tetapi juga membutuhkan kolaborasi erat dengan masyarakat yang menjadi terdepan dalam penerapan kebijakan ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





