Akurat Logo

Kisah Turunnya Surah Al-Alaq yang Jadi Wahyu Pertama Diterima Nabi Muhammad

| 8 Januari 2020, 19:10 WIB
Kisah Turunnya Surah Al-Alaq yang Jadi Wahyu Pertama Diterima Nabi Muhammad

AKURAT.CO, Kitab suci Al-Qur'an merupakan mukjizat Nabi Muhammad saw sebagai petunjuk seluruh manusia di muka bumi yang diturunkan secara bersangsur-angsur lewat perantara malaikat Jibril.

Karena diturunkan secara berangsur-angsur inilah, wahyu diterima oleh Nabi Muhammad saw secara berkala tergantung dengan sebab musababnya.

Kebanyakan dari kita pasti sudah tahu bahwa wahyu yang pertama kali diterima Nabi Muhammad saw adalah Surah Al-Alaq ayat 1-5.

Peristiwa bersejarah itu terjadi ketika bulan Ramadan tahun 610 Masehi saat Nabi Muhammad saw mengasingkan diri di Gua Hira.

Dikisahkan dari Aisyah radliyallahu 'anha, ia berkata, "Pada awalnya, wahyu yang diterima oleh Rasulullah saw adalah ar-ru'ya ash-shalihah (mimpi yang baik) dalam tidurnya. Biasanya mimpi yang dilihatnya itu jelas seperti cuaca di pagi hari. Kemudian (setelah mimpi itu) beliau jadi senang menyendiri dan akhirnya menyendiri di Gua Hira untuk bertahannuts, yaitu beribadah di Gua Hira selama beberapa malam, dan tidak pulang ke rumah istrinya."

Oleh sebab itu beliau membawa bekal makanan. Kemudian satu ketika beliau pulang kepada Khadijah, dan dibawa pula perbekalan untuk keperluan itu sehingga datang kepada beliau Al-Haqq (kebenaran, wahyu) pada saat beliau berada di Gua Hira. Maka datanglah kepada beliau malaikat (Jibril) dan berkata, "Bacalah!"

Jawab Rasulullah, "Aku tidak bisa membaca." Nabi Muhammad menceritakan, "Lalu malaikat itu menarikku dan memelukku erat-erat sehingga aku kepayahan."

Kemudian malaikat itu melepaskanku dan kembali berkata, "Bacalah!"
Dan aku menjawab, “Aku tidak bisa membaca.” Lalu aku ditarik dan dipeluknya kembali kuat-kuat hingga habislah tenagaku. Sambil melepaskanku, ia berkata lagi, "Bacalah!"
Aku kembali menjawab, “Aku tidak bisa membaca.” Kemudian untuk ketiga kalinya ia menarik dan memelukku dengan kuat, lalu sambil melepaskanku malaikat itu berkata,


Iqra bismirabbikal ladzii khalaq (1), Khalaqal insaana min 'alaq (2), Iqra wa rabbukal akram (3), Alladzii 'allama bil qalam (4), 'Allamal insaana maa lam ya'lam.

ISTIMEWA

Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (1), Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (2), Bacalah dan Tuhanmu lah yang Maha Pemurah (3), Yang mengajari (manusia) dengan perantaran qalam (pena) (4), Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (5)." (QS. Al-Alaq ayat 1-5)

Begitulah sepenggal cerita tentang bagaimana proses turunnya ayat suci Al-Qur'an untuk pertama kalinya. Al-Qur'an sendiri merupakan kitab yang diturunkan Allah untuk menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya seperti Taurat, Zabur, dan Injil.
Adapun Al-Qur'an terdiri dari 30 juz, 114 surah serta 6666 ayat.

Wallahu a'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.