Natalius Pigai Tolak Terima Suap: Haram Staf Beri Uang ke Saya

AKURAT.CO Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengeluarkan pernyataan keras terkait komitmen antikorupsi di lingkungan kementeriannya.
Hal itu bermula ketika Pigai diharuskan membaca materi anggaran Kementerian HAM kepada Komisi XIII DPR RI. Namun, dia menolak dan menyerahkan hal itu kepada Sekretaris Jenderal Kementerian HAM.
Dia sontak menegaskan bahwa dirinya melarang keras segala bentuk pemberian uang dari bawahan kepada dirinya. Komitmen ini telah dia jalankan secara konsisten, dan menjadi prinsip utama dalam kepemimpinannya sebagai menteri.
Baca Juga: Kasus Suap Kemenaker, KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wakil Ketua Komisi XI Hanif Dhakiri
"Saya satu-satunya menteri, sejauh yang saya pahami, saya haramkan pemberian uang dari staf ke saya. Dan itu saya sudah buktikan selama satu setengah tahun saya jadi menteri," ujar Pigai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).
"Haram Pak, hukumnya haram. Saya Kristen, tapi saya menggunakan haram karena bahasa Aram itu bahasa Tuhan, Tuhan yang menciptakan manusia," tambahnya.
Pernyataan ini tidak hanya ditujukan kepada para anggota dewan, tetapi juga sebagai peringatan langsung bagi jajaran pejabat di kementeriannya yang turut hadir dalam rapat tersebut.
Baca Juga: Direktur PT Wanatiara Persada Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakut
"Jadi saya adalah ini, di depan semua pejabat saya ngomong mengharamkan staf memberi saya uang," tegas Pigai.
Terkait detail anggaran atau angka-angka teknis dalam kementeriannya, Pigai memilih untuk menyerahkan penjelasan tersebut kepada bawahannya demi menjaga profesionalisme dan pemisahan fungsi.
"Oleh karena itu, yang ada angka-angka dan yang lain, biarlah Ibu Sekjen saja yang ngomong ya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







