Akurat

Prabowo: Indonesia-Pakistan Negara Muslim Terbesar di Dunia yang Moderat dan Inklusif

Atikah Umiyani | 10 Desember 2025, 11:21 WIB
Prabowo: Indonesia-Pakistan Negara Muslim Terbesar di Dunia yang Moderat dan Inklusif

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan Indonesia dan Pakistan memiliki nilai-nilai dan kepentingan yang sama dalam berbagai aspek. Salah satunya, kedua negara merupakan dua negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia yang moderat dan inklusif. 

"Kita berdua mungkin merupakan negara Muslim terbesar di dunia. Namun, Islam kita adalah Islam moderat, yang mendorong inklusivitas, toleransi," ujar Prabowo dalam pernyataan bersama dengan PM Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, dikutip Rabu (10/12/2025).

Selain itu, Indonesia memiliki hubungan sejarah serta hubungan persaudaraan yang sangat kuat. Dia pun berharap, hubungan baik ini dapat memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara baik di masa kini maupun masa mendatang.

Baca Juga: Perkuat Sektor Kesehatan, Pakistan Akan Kirim Dokter hingga Profesor ke Indonesia

"Saya pikir sangat penting bagi kita, kini dan nanti, untuk memanfaatkan sejarah ini, memanfaatkan ikatan persaudaraan ini untuk memberi manfaat bagi rakyat kita di berbagai bidang," katanya.

Bertalian dengan itu, Prabowo menyatakan Pakistan akan mengirimkan dokter hingga ahli bidang kesehatan lainnya ke Indonesia untuk mendukung sektor kesehatan di dalam negeri. Menurutnya, saat ini Indonesia sangat membutuhkan dokter dalam jumlah yang cukup banyak.

"Kami memiliki kebutuhan besar untuk dokter dan dokter gigi. Dan saya sedang memulai program besar-besaran di bidang pendidikan (kesehatan). Jadi bantuan Pakistan akan sangat strategis dan krusial bagi kami. Kami sangat menghargainya," tuturnya.

Prabowo juga telah menginstruksikan menteri-menterinya agar kerja sama antara Indonesia dan Pakistan di bidang kesehatan ataupun bidang lainnya dapat dilaksanakan secepatnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.