Prabowo Siap Berantas Mafia di Pemerintahan: Tak Boleh Ada yang Mengakali Rakyat

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, berkomitmen untuk membersihkan pemerintahan dari praktik-praktik mafia. Dia menegaskan, tidak boleh ada pemerintah di dalam pemerintah.
Bukan tanpa alasan, dia menyadari bahwa selama ini terdapat oknum-oknum yang mencoba mengakali sistem dan menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan merugikan rakyat.
Baca Juga: TNI-Polri Urus Pangan, Prabowo: Aneh bagi Negara Lain, Tapi Ini Indonesia Bung
"Tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan, tidak ada boleh ada orang pintar yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali, mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat," kata Prabowo, di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Dia menegaskan bahwa para mafia tersebut tidak layak untuk berada dalam struktur pemerintahan. Dia pun berkomitmen untuk membersihkan dan membongkar hingga ke akar-akarnya.
"Karena saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk mencuri uang rakyat, uang negara. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya," sambungnya memungkasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








