Akurat

Prabowo Tegaskan Persatuan ASEAN Kekuatan Utama Hadapi Ketegangan Global

Paskalis Rubedanto | 26 Oktober 2025, 14:54 WIB
Prabowo Tegaskan Persatuan ASEAN Kekuatan Utama Hadapi Ketegangan Global

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Pada kesempatan itu, Prabowo duduk berdampingan dengan Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, di sisi kiri dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, di sisi kanan.

Di hadapan para pemimpin ASEAN, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah, Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim, atas penyelenggaraan KTT yang dinilainya sangat baik.

Baca Juga: Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN, Komitmen Perkuat Solidaritas Kawasan

Kepala Negara juga menyambut Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN, menyampaikan selamat kepada Perdana Menteri Thailand yang baru, Anutin Charnvirakul, serta menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Sri Ratu Sirikit, Ibunda dari Raja Maha Vajiralongkorn.

"Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dari rakyat Indonesia atas wafatnya Sri Ratu Sirikit, Ibu Suri Kerajaan Thailand," ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, dia menekankan bahwa persatuan ASEAN merupakan kekuatan utama dalam menghadapi ketegangan global yang semakin meningkat.

Kepala Negara memuji kepemimpinan tegas Perdana Menteri Anwar Ibrahim dalam menyelesaikan sengketa yang baru-baru ini terjadi, serta menegaskan kesiapan Indonesia untuk mendukung langkah-langkah lanjutan dari perjanjian gencatan senjata yang dicapai.

Baca Juga: Tiba di Malaysia, Prabowo Tunjukkan Komitmen Indonesia Perkuat Peran Aktif di ASEAN

"Saya mengapresiasi kepemimpinan tegas Dato' Seri Anwar Ibrahim dalam menyelesaikan perselisihan baru-baru ini. Indonesia siap mendukung langkah-langkah selanjutnya dari perjanjian gencatan senjata. Bagi ASEAN, persatuan bukan sekadar slogan. Persatuan adalah strategi yang direncanakan untuk menjaga perdamaian dan keamanan regional," tegasnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa kekuatan ASEAN di kancah global harus berakar pada pondasi yang kuat di dalam negeri. Dengan fondasi tersebut, ASEAN dapat memainkan peran yang kredibel dan konstruktif dalam membentuk tatanan dunia yang adil dan inklusif.

"Fondasi yang kuat di rumahlah yang memampukan kita membangun jembatan ke dunia. Fondasi ini memberi kita kredibilitas untuk terlibat dan membantu membentuk masa depan di luar batas-batas kita," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.