Pemerintah Pastikan Ketersediaan Ruang Aman bagi Peserta Didik Sekolah Garuda

AKURAT.CO Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memastikan ketersediaan ruang aman bagi peserta didik, dalam program Sekolah Garuda dengan konsep berasrama.
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, memastikan bahwa setiap peserta didik dapat merasakan aman, baik ketika proses belajar berlangsung, maupun ketika selesai.
"Jadi jam sekolah itu di asrama berarti ada 8 jam sekolah, terus 8 jam di luar, jadi kita dari Kementerian PPPA memastikan kita punya gugus tugas juga bagaimana memastikan ruang aman bagi anak-anak, terutama ruang konsultasi, kita ada psikolog," ujar Veronica, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo, yang terpilih sebagai salah satu Sekolah Garuda Transformasi, Rabu (8/10/2025).
Baca Juga: Ciptakan Generasi Unggul, Pemerintah Minta Orangtua Dukung Sekolah Garuda
Dia memastikan bahwa Kementerian PPPA bersama dengan setiap sekolah telah membentuk tiga gugus tugas, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh peserta didik.
Adapun, tiga gugus tugas tersebut adalah Gugus Tugas Anti Bullying, Gugus Tugas Anti Kekerasan, dan Gugus Tugas Anti Intoleransi.
"Yang tiga ini ya dalam pendidikan anti bullying, kita tahu banyak sekali masalah, anti kekerasan dan satu lagi anti intoleransi, nah ini diterapkan jadi dari Kementerian PPPA memastikan ada di setiap sekolah," ungkapnya.
Sebagai informasi, pemerintah memulai pengenalan Sekolah Garuda secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia hari ini. Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.
Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan agar semakin banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.
Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan Indonesia.
Hingga 2029, pemerintah menargetkan membina 80 sekolah untuk Sekolah Garuda Transformasi. Sedangkan untuk Sekolah Garuda Baru, target yang dicanangkan adalah membangun 20 sekolah hingga 2029.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








