Komisi V DPR Minta Program Rumah Subsidi Tepat Sasaran untuk MBR: Jangan Sekadar Angka

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam program rumah subsidi yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Dia mengingatkan, agar percepatan realisasi tidak mengorbankan hak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai kelompok yang seharusnya menikmati program ini.
"Percepatan program rumah subsidi merupakan langkah tepat. Tapi yang lebih penting, rumah subsidi ini harus benar-benar jatuh pada MBR, bukan justru salah sasaran," kata Huda, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga: Prabowo Dorong Percepatan Rumah Subsidi, KUR Perumahan Hadir Pertama Kali di RI
Presiden Prabowo juga sebelumnya memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, ke Istana Merdeka. Pertemuan tersebut membahas percepatan penyediaan rumah subsidi yang masuk dalam Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo.
Huda mengapresiasi terobosan yang sudah dilakukan Kementerian PKP, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, pelibatan swasta, BUMN, serta koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Dia mencatat per September 2025, sudah terealisasi 221.047 unit rumah subsidi melalui akad kredit maupun pembangunan yang tengah berjalan. Namun, dia meminta agar pemerintah memperkuat sistem verifikasi agar penerima rumah subsidi benar-benar tepat sasaran.
"Sinkronisasi data BPS, Dukcapil, hingga BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk memastikan rumah subsidi jatuh pada MBR," tegasnya.
Baca Juga: Menteri Ara: FLPP Jadi Andalan Presiden Wujudkan 3 Juta Rumah Subsidi
Selain itu, Huda menyoroti perlunya penguatan developer kecil dan menengah agar tidak tersisih oleh pengembang besar. Dia juga meminta adanya pengawasan ketat terhadap kualitas bangunan.
"Kementerian PKP perlu membentuk tim independen untuk mengevaluasi kualitas rumah subsidi dan kepatuhan developer terhadap standar rumah layak huni secara berkala," ujarnya.
Dia berharap, percepatan pembangunan rumah subsidi bisa menjadi solusi nyata bagi jutaan keluarga yang belum memiliki hunian layak. "Jangan sampai program ini sekadar angka, tapi harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat kecil," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







