Dicegat Masuk Dapur MBG Karena Tak Punya Izin, Komisi IX DPR Ngadu ke Pemerintah

AKURAT.CO Komisi IX DPR RI menyoroti adanya kewajiban surat izin bagi anggota DPR, yang ingin melakukan kunjungan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita Runtuwene, mengungkapkan adanya keluhan dari anggotanya yang mendapatkan hambatan saat ingin menjalankan fungsi pengawasan ke dapur MBG pada saat reses.
Hal itu disampaikan Felly saat Raker dan RDP dengan Menkes, Menteri Kependudukan dan Keluarga, Kepala BPOM dan Kepala Badan Gizi Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Baca Juga: Program MBG Tetap Jalan Selama Liburan Sekolah, Tersedia Paket Siap Santap dan Kemasan
"Ada anggota Komisi IX yang sampaikan bahwa ketika mereka ingin datang ke dapur BGN, ditanyakan harus ada surat izin dari BGN. Ini apa Pak? Apakah ini benar harus ada surat izin dari BGN?" tegas Felly.
Dia menegaskan, anggota DPR terutama Komisi IX memiliki hak menjalankan fungsi pengawasan tanpa harus dibatasi dengan syarat-syarat administratif seperti surat izin. Karena sebagai mitra, Komisi IX DPR memang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap BGN.
"Nah anggota Komisi IX ini memiliki fungsi pengawasan. Ini suka-suka mereka, kapan mereka melaksanakan fungsi pengawasan, tidak harus ada surat-surat resmi Pak. Apakah benar seperti ini? Ini perlu dijawab Pak," ujarnya.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menjelaskan, kunjungan anggota DPR ke lapangan, termasuk ke dapur BGN, bertujuan memastikan bahwa program pemerintah, khususnya program prioritas Presiden Prabowo Subianto, berjalan dengan baik.
"Karena kemarin mereka reses selama lebih kurang 20 sekian hari, mereka ingin datang melihat langsung dapur BGN. Tapi begitu sampai di sana disampaikan ada surat tidak dari BGN? Pak ini tidak pakai surat, ini kewajiban dari anggota DPR untuk melaksanakan fungsinya," jelasnya.
Baca Juga: Program MBG Jangkau 5,5 Juta Penerima Manfaat, PCO: Gizi Anak Terbukti Meningkat
Dia berharap, mitra kerja memahami bahwa DPR memiliki semangat untuk mendukung penuh pencapaian target pemerintah, khususnya dalam program penguatan gizi nasional.
"Ini perlu saya sampaikan di kesempatan yang berbahagia ini Pak, supaya inginnya kami ingin membantu supaya program Pak Presiden ini betul-betul tercapai," tegasnya.
Legislator dapil Sulawesi Utara itu menegaskan, semangat yang dibangun oleh Komisi IX adalah mendukung keberhasilan program pemerintah.
"Semangatnya adalah bagaimana ini target kita capai. Bagaimana kita mengundang dari berbagai mitra kerja untuk duduk hari ini, tujuannya satu Pak, bagaimana mensukseskan program dari Pak Presiden itu sendiri. Ini tujuan kami," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








