Investasi Qatar Jadi Tantangan Danantara untuk Buktikan Profesionalitas dan Kredibilitas

AKURAT.CO Adanya komitmen investasi senilai USD2 miliar dari Qatar menjadi tantangan pertama bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai institusi baru dalam ekosistem pembiayaan pembangunan Indonesia.
Sebagai sovereign wealth fund, Danantara harus menunjukkan bahwa tidak hanya mampu menarik dana tetapi juga mengelolanya. Dengan prinsip fiduciary duty yaitu mengedepankan kepentingan nasional jangka panjang di atas segalanya.
"Hal ini berarti bahwa Danantara harus memastikan seleksi proyek berbasis analisis manfaat ekonomi, bukan koneksi politik. Harus ada proses penilaian yang ketat, termasuk analisis cost benefit, dampak sosial, risiko lingkungan dan keberlanjutan fiskal," kata ekonom dan pakar kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat, melalui keterangannya, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga: Susunan Danantara Bersih dari Titipan Politik, Bukti Presiden Prabowo Kedepankan Meritokrasi
Apalagi, lanjutnya, investasi ini bersifat campuran antara dana dari pemerintah Qatar dan Indonesia.
Sehingga, risiko terhadap APBN juga harus dimitigasi secara cermat dan tepat.
"Jika Danantara berhasil menunjukkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam mengelola dana investasi ini, maka Indonesia akan memiliki model kelembagaan baru yang mampu men-drive pembangunan tanpa tergantung pada utang luar negeri secara tradisional," ujar Achmad.
Baca Juga: IHSG Melesat 3,3 Persen Setelah Pengumuman Pengurus Danantara
"Namun jika gagal, kredibilitas Danantara akan hancur sejak awal, dan potensi investor lain akan mengurungkan niat," sambungnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah Qatar akan menggelontorkan investasi sebesar USD2 miliar ke BPI Danantara.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim ibn Hamad Al Thani, di Istana Amiri Diwan, Doha, pada Minggu (13/4/2025).
Baca Juga: Bahlil Pastikan Kepengurusan Danantara Profesional: Prabowo Tidak Menitipkan Orang Satupun
"Beliau (Sheikh Tamim) akan inves dengan Danantara. Satu dana bersama, beliau commit dua miliar Dolar (AS) ya tadi," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menjelaskan, nilai investasi dari Qatar tersebut setara dengan nilai investasi pemerintah Indonesia.
Sehingga, Danantara akan mendapat suntikan dana investasi sebesar USD4 miliar.
Baca Juga: Ada Orang Asing dalam Pengurus BPI Danantara, Bahlil: Mereka Punya Pengalaman
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








