Anggaran Dipotong Rp620 Miliar, BNPB Pastikan Bantuan Bencana Tetap Maksimal

AKURAT.CO Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengungkapkan, anggaran lembaganya mengalami pemotongan efisiensi sebesar Rp620 miliar dari total anggaran Rp1,4 triliun.
“Dari Rp1,4 triliun menjadi Rp800 miliar,” kata Suharyanto dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Ia menjelaskan, pemangkasan ini berdampak langsung pada pengadaan alat dan peralatan penanggulangan bencana di daerah.
Baca Juga: Ketum PP dan Politikus NasDem Terseret Skandal TPPU hingga Gratifikasi Batu Bara Rita Widyasari
"Sudah beberapa tahun kami tidak bisa membantu daerah dalam pengadaan alat seperti mobil dapur, mobil tangki, dapur lapangan, dan sebagainya. Tahun ini, alokasi dana untuk Deputi Bidang Logistik dan Peralatan kembali berkurang, meskipun masih cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.
Namun, Suharyanto memastikan efisiensi anggaran ini tidak akan mengurangi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Kegiatan yang sifatnya rutin di pusat akan dikurangi, tapi bantuan ke masyarakat tetap tersedia. BNPB dan pemerintah akan tetap melayani secara maksimal," tegasnya.
Ia optimistis pemangkasan anggaran ini tidak akan menghambat kinerja BNPB dalam memberikan bantuan bencana secara optimal.
“Mudah-mudahan tidak. Yang terpenting, masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan bantuan secara maksimal,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







