Bawaslu Tegaskan Tak Berpihak dalam Sengketa Pilkada di MK

AKURAT.CO Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Totok Hariyono, menegaskan bahwa Bawaslu bersikap netral dalam menghadapi sengketa perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Menurutnya, Bawaslu tidak memihak kepada pihak Pemohon maupun Termohon dalam proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).
"(Tidak) meringankan, memberatkan, menguntungkan pihak terkait, tidak," ujar Totok dalam diskusi bertajuk 'Hadapi Sengketa Pilkada di MK, Bawaslu Bisa Apa?' yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi di Media Center Bawaslu RI, Selasa (14/1/2025).
Baca Juga: Bawaslu Akan Bersikap Netral dalam Sidang Sengketa Pilkada 2024
Dia menjelaskan, Bawaslu hanya memberikan keterangan berdasarkan dalil yang diajukan Pemohon. Selain itu, keterangan yang disampaikan juga didasarkan pada hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan selama Pilkada Serentak 2024.
"Hanya menyampaikan apa yang sudah dilakukan oleh Bawaslu dengan keluar produk surat," katanya.
Produk yang dimaksud, mencakup status laporan, putusan, serta laporan yang telah diregistrasi maupun tidak diregistrasi. Bawaslu juga menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
"Itu keterangan normatif yang disampaikan Bawaslu," tambahnya.
Totok menegaskan, keterangan yang disampaikan Bawaslu harus sesuai dengan fakta dan data yang ada, tanpa berusaha membangun opini atau narasi tertentu.
"Bawaslu dalam posisi memberikan keterangan, menjawab dalil Pemohon sesuai dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bawaslu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







