Akurat Logo

Pemerintah Diminta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis secara Berkala

Atikah Umiyani | 7 Januari 2025, 15:58 WIB
Pemerintah Diminta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis secara Berkala

AKURAT.CO Analis komunikasi politik, Hendri Satrio alias Hensat, mengapresiasi keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan sebelum 100 hari kerja pemerintahan Prabowo Subianto.

Dia berharap, program MBG ini dapat dijalankan secara berkesinambungan dan jumlah penerima manfaatnya bisa terus ditingkatkan.

"Saya melihat bagus program ini sudah berjalan, tapi saya menilai program ini harus terus dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan, jangan hanya pada awalnya saja berjalan," kata Hensat kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/1/2024).

Baca Juga: Susu Terbatas, Kebutuhan Gizi Program Makan Bergizi Gratis Tetap Terpenuhi

Menurutnya, program MBG adalah program yang dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu, pemerintah dinilai wajib untuk mengevaluasi secara berkala keberhasilan program ini.

"Saya merasa pemerintah juga penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar program ini benar-benar bisa terus memberikan manfaat yang diharapkan," ujarnya.

Di sisi lain, dia menyarankan agar pemerintah tidak ragu untuk meminta bantuan kepada masyarakat, baik dari sisi pembiayaan atau yang lainnya, untuk mewujudkan konsistensi dari program MBG.

Sebab, berdasarkan data World Giving Index (WGI) yang dirilis Charities Aid Foundation (CAF) pada tahun 2024, Indonesia merupakan negara yang paling dermawan di dunia. Sehingga, tidak ada salahnya jika pemerintah meminta bantuan masyarakat untuk kesuksesan program tersebut.

"Jadi kalau perlu bantuan rakyat Indonesia untuk mewujudkan makan siang gratis, pemerintah jangan ragu-ragu meminta tolong kepada rakyat, berdasarkan data World Giving Index, Indonesia kedermawanannya nomor satu di dunia," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.