Demo Tolak Revisi UU Pilkada Mulai Panas! Ribuan Massa Merangsek Masuk Kompleks DPR

AKURAT.CO Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, menyuarakan penolakan mereka terhadap Revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada).
Hingga pukul 17.00 WIB, massa masih bersemangat melakukan orasi yang diselingi dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan perlawanan.
Dalam eskalasi yang tak terelakkan, beberapa elemen demonstran berhasil membobol pagar DPR RI dan merangsek masuk ke area taman di dalam Kompleks Parlemen, Senayan.
Pagar-pagar DPR kini dipenuhi spanduk-spanduk dengan tulisan-tulisan kritis, mencerminkan kekecewaan para pendemo terhadap pemerintah.
Baca Juga: Demo Kawal Putusan MK Ricuh, Massa Bakar Pagar dan Berhasil Masuk Gedung DPR
Polisi merespons situasi ini dengan menembakkan gas air mata ke arah massa. Gas air mata bahkan terhembus hingga ke jalan tol Gatot Subroto, memperparah situasi.
Saling lempar batu antara pendemo dan polisi juga terjadi, meski belum diketahui apakah ada korban dari insiden tersebut.
Jumlah demonstran semakin meningkat seiring sore hari, memperluas blokade jalan raya dan tol Gatot Subroto yang mengarah ke Semanggi.
Para pengendara motor yang terjebak di sekitar lokasi turut menyaksikan aksi ini dari pinggir jalan.
Baca Juga: Megawati Ketawa Dengar Pernyataan Bahlil Soal 'Raja Jawa': Kayak Ngerti Saja Artinya
Aksi penolakan terhadap RUU Pilkada ini telah berlangsung sejak pagi.
RUU Pilkada menjadi sorotan dan mendapat penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat, yang menuding DPR mencoba menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan hingga syarat usia calon kepala daerah.
Kritik juga diarahkan pada proses pembahasan RUU yang dinilai tiba-tiba dan tergesa-gesa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








