Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Pj Gubernur Sumsel: Fokus Bekerja dengan Patuhi Peraturan

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni melantik delapan orang sebagai Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
Mereka dilantik berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 10131/KPTS/BKD.II/2024, Nomor : 10132/KPTS/BKD.II/2024 Tanggal 28 Maret 2024, Nomor : 1059 /KPTS/BKD.II/2024 Sampai dengan Nomor : 10164/KPTS/BKD.II/2024 tanggal 4 April 2024.
Dalam arahannya, Fatoni mengatakan pelantikan ini berdasarkan hasil asesmen dan seleksi terbuka dari Panitia seleksi (Pansel) yang telah diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara transparan dan objektif dengan tahapan seleksi administrasi rekam jejak, pengalaman jabatan, pendidikan, kepangkatan, diklat, lalu presentasi makalah dan wawancara.
Baca Juga: Pilgub 2024: Jaringan Milenial Sumsel Sebut Herman Deru Masih yang Terbaik
"Saya mengucapkan selamat kepada yang baru dilantik dan semoga dalam menjalankan tugas diberikan kemudahan, kelancaran kesuksesan, perlindungan dan juga Pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Fatoni di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/4/2024).
Dia menyebut assessment dilakukan dengan lembaga independen yang profesional dan berkompeten, seperti Mabes Polri yang dimana hasilnya juga diumumkan sehingga semua peserta dan bahkan publik juga bisa mengetahui.
"Tim pansel yang sudah dibentuk sebagian besar dari eksternal bukan dari internal pemerintah provinsi, dan begitu pula hasil dari makalah serta wawancara yang juga diumumkan secara transparan. Nah semua hasil dari tahap awal sampai akhir tadi, dari semua nilai yang ada itu dikompilasi dan dihitung berdasarkan persentase," imbuhnya.
Pemprov Sumsel memutuskan bahwa yang dilantik adalah semua yang mendapat peringkat pertama. Oleh karena itu semua proses seluruhnya dilakukan melalui tahapan yang panjang.
"Jadi rangking satu itulah yang saya putuskan untuk dilantik, walaupun saya punya hak untuk memilih dari tiga itu, karena diserahkan kepada Pembina kepegawaian, proses itu semua kita lakukan melalui tahapan yang panjang," jelasnya.
Fatoni mengatakan bahwa mutasi dan promosi jabatan di dalam pemerintahan harus dilakukan setiap saat. Ini dikarenakan sebagai penyegaran organisasi dan meningkatkan kinerja pada masing-masing OPD agar memiliki semangat baru kemudian melakukan inovasi di tempat yang baru.
Oleh karena itu, Fatoni meminta kepada mereka yang baru dilantik untuk segera mengambil langkah cepat dalam setiap kebijakan dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang ada.
"Jadi kita tidak ada waktu lagi untuk lambat, tidak ada waktu lagi untuk santai, semuanya harus dilakukan dengan cepat dan fokus. Bapak/ Ibu tugas kepala OPD itu kalau dibagi lebih sedikit dibandingkan tugasnya Sekda dan tugasnya Gubernur. Maka tugas kita adalah fokus mengerjakan yang menjadi tugas tanggung jawab kita, kemudian kita memonitor, mengawasi, mengecek tugas-tugas staf," ucapnya.
Ke delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, di antaranya Inspektur Daerah Provinsi Sumsel Kurniawan, AP., M.Si, Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.M, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Kurniawan Abadi, S.E., M.M., dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel Deva Octavianus Coriza,S.E., M.Si.
Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Herdi Apriansyah, S.STP., M.M, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Ir. H. Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumsel Deliar Rizqon,S.T., M.M dan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Tony Kurniawan, S.S., M.M,.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






