Perhatian! Kawasan Wisata Gunung Bromo Akan Ditutup Total Selama Hari Raya Nyepi

AKURAT.CO Kawasan Gunung Bromo akan ditutup selama hari Raya Nyepi yang bertepatan pada Senin (11/3/2024) mendatang. Nantinya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akan menutup total kawasan tersebut dari semua aktivitas wisata.
Kawasan Gunung Bromo akan ditutup secara total untuk semua aktivitas wisata mulai Senin (11/3/2024) pukul 00.00 WIB hingga Selasa (12/3/2024) pukul 06.00 WIB.
Baca Juga: Mulai Dibuka Lagi, Ini Cara Beli Tiket Wisata Gunung Bromo Secara Online
Penutupan aktivitas wisata Bromo beriringan dengan diterimanya surat dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Probolinggo dengan Nomor 378/E/PHDI-KAB/II/2024 yang disampaikan kepada Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) selaku pengelola wisata Gunung Bromo.
Kepala BB-TNBTS, Hendro Widjanarko menjelaskan bahwa penutupan kawasan wisata Gunung Bromo dilakukan untuk menghargai Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1946. Selain itu, ini juga merujuk pada surat yang diajukan oleh PHDI Kabupaten Probolingo.
Penutupan kawasan itu, tertuang dalam surat bernomor PG.2/T.8/BIDTEK/KSA.5.1/B/03/2024.
"Wisata Gunung Bromo ditutup secara total mulai Senin tanggal 11 Maret 2024 pukul 00.00 WIB sampai dengan Selasa 12 Maret 2024 pukul 06.00 WIB," ucap Hendro Widjanarko, saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2024).
Hendro juga menjelaskan bahwa akan ada penutupan aktivitas wisata dan akses jalan menuju Gunung Bromo. Area tersebut meliputi Kabupaten Probolinggo akan diberlakukan di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura. Sementara itu, dari Kabupaten Pasuruan, penutupan akan dilakukan di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari.
"Sedangkan dari arah Malang dan Lumajang ditutup di Jemplang," katanya.
Sebagai informasi, Kawasan Wisata Gunung Bromo memiliki empat akses pintu masuk yang berasal dari empat kabupaten di Jawa Timur.
Keempat pintu masuk tersebut meliputi pintu Coban Trisula di Kabupaten Malang, Tosari dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Desa Ngadisari di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, serta melalui Ranupani di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Menurut data yang disajikan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), jumlah kunjungan wisatawan ke salah satu destinasi utama di Jawa Timur tersebut selama tahun 2023 mencapai 368.507 orang.
Angka tersebut terdiri dari kunjungan wisatawan asal Indonesia sebanyak 355.297 orang dan sejumlah 13.210 orang merupakan wisatawan mancanegara.
Kunjungan tersebut juga berkontribusi pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 14,70 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









