Akurat Logo

7 Juta Kader Pelajar Muhammadiyah Tingkat Pusat Suarakan Demokrasi Digital Berkualitas

Arief Rachman | 12 Januari 2024, 14:55 WIB
7 Juta Kader Pelajar Muhammadiyah Tingkat Pusat Suarakan Demokrasi Digital Berkualitas

AKURAT.CO Multazam Ahmad terpilih untuk memimpin 7 juta kader Pelajar Muhammadiyah tingkat pusat. Multazam mengatakan, akan membawa Pelajar Muhammadiyah menuju pencerahan dalam menyuarakan demokrasi digital yang berkualitas.

Ia mengatakan, akan memandu generasi muda Muhammadiyah untuk tidak hanya menjadi pemakai media sosial, tetapi juga menjadi pembentuk opini yang cerdas dan bertanggung jawab.

"Dalam era demokrasi digital ini, peran intelektual dan profesional sangat penting. Mereka dapat menjadi pemimpin pemikiran yang dapat diandalkan dengan menyajikan konten informatif dan analisis mendalam," katanya dikutip Jumat (12/1/2024).

Sebagai Komandan Charlie Media Bergerak 1912, Multazam menyampaikan bahwa para intelektual dan profesional memegang peran krusial dalam meningkatkan kualitas demokrasi digital.

Baca Juga: Viral Emak-emak Tabrak Bocil yang Naik Sepeda Listrik di Jalan Raya, Begini Kewajiban Bertanggung Jawab Atas Kesalahan yang Diperbuat dalam Islam

Dengan pengetahuan mendalam, menurutnya kaum muda Muhammadiyah dapat membentuk arah konten online, memberikan kecermatan, dan kejelasan.

“Selain itu, para intelektual juga dapat memberikan teladan sebagai profesional yang mampu menyusun pesan informatif, memperkuat argumen, dan menyampaikan pandangan dengan integritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, para intelektual diharapkan untuk mengoptimalkan peran mereka dengan menjauhi konten setengah-setengah dan membangun reputasi sebagai pemimpin pemikiran yang dapat diandalkan.

Multazam juga menekankan pentingnya menyajikan informasi dengan cara yang profesional, termasuk penggunaan bahasa netral dan argumentasi yang diperkuat oleh bukti-bukti yang kuat.

Baca Juga: OYO Tambah 500 Premium Properti di 2024

"Profesionalisme dalam demokrasi digital mencakup tanggung jawab terhadap keakuratan informasi, menjauhi sensasionalisme, dan menjaga etika komunikasi online. Para intelektual memiliki peran kunci dalam membentuk landasan yang solid bagi diskusi online yang sehat," ucapnya.

Multazam juga menggarisbawahi bahwa melibatkan diri dalam diskusi online dengan cara yang intelektual dan profesional dapat memotivasi dan menginspirasi partisipan lainnya.

Menurutnya, dengan memberikan contoh penggunaan demokrasi digital yang bijaksana, para intelektual membantu membentuk lingkungan di mana pertukaran gagasan dapat terjadi secara konstruktif, menghindari polarisasi yang tidak perlu.

“Kader pelajar Muhammadiyah tingkat pusat telah membuka jalan untuk partisipasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam demokrasi digital, membentuk masa depan yang lebih baik untuk bangsa ini,” kata Multazam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.