Tambah TV Siarkan Debat Pilpres, KPU Tolak Ganti Panelis

AKURAT.CO KPU memutuskan menambah satu televisi yakni Garuda TV untuk menyiarkan debat Pilpres 2024, setelah TKN Prabowo-Gibran menolak MNC Group sebagai lembaga penyiar tunggal. Namun KPU menolak mengganti dua panelis yang berasal dari Universitas Pertahanan (Unhan).
Ketua KPU Hasyim Asy’ari menilai, seluruh anggota panelis yang direkrut untuk merumuskan pertanyaan kepada tiga capres, memiliki kapasitas dan integritas. Sementara cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Imin) meminta KPU mengganti dua panelis dari Unhan untuk menjaga objektivitas.
“Kami meyakini bahwa beliau ini punya kapasitas, punya integritas akademik yang dijaga atau dipertahankan," kata Hasyim, dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (5/1/2024).
Baca Juga: Debat Ketiga Pilpres Diamankan 2.366 Personel Gabungan
Imin menilai posisi Unhan yang berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan), mengganggu netralitas kalau akademisinya direkrut menjadi panelis. Pasalnya, Prabowo Subianto selaku Menhan juga ikut debat selaku capres nomor urut 2.
Menurut Hasyim, pertanyaan yang dirumuskan 11 panelis bakal diberikan kepada kontestan debat melalui mekanisme undi dan dilaksanakan transparan. Total 18 pertanyaan yang bakal dirumuskan panelis. Mereka juga menjalani masa karantina.
Baca Juga: Sikapi Panelis Debat dari Unhan, Imin-Mahfud Beda Pendapat
"Jadi kita meyakini semuanya punya integritas lah para panelis itu,” tuturnya.
KPU memutuskan memberi hak siar kepada Garuda TV menayangkan debat. Ketiga capres bakal bertemu untuk kedua kalinya pada sesi debat. Kali ini tema yang bakal dibahas yaitu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







