Ganjar Tampil Dalam Tayangan Azan, KPU Lempar Bola Ke KPI
Citra Puspitaningrum | 11 September 2023, 13:15 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melempar bola ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) buntut kontroversi munculnya bakal capres Ganjar Pranowo dalam siaran azan pada salah satu televisi swasta. KPU merasa tidak memiliki kewenangan terkait siaran produksi.
Komisioner KPU Idham Holik menyebut KPI sudah memiliki rambu-rambu mengenai etika produksi penyiaran, sedangkan KPU tidak masuk dalam ranah tersebut. Padahal, KPU turut memiliki peran dalam mempertegas mana materi yang digolongkan kampanye terselubung, atau tidak.
"Itu semua merupakan kewenangan dari komisi penyiaran Indonesia, yang di mana KPI sepengetahuan kami pernah menerbitkan tentang etika produksi siaran," kata Komisioner KPU, Idham Holik, di Jakarta, Senin (11/9/2023).
Berkaitan dengan kontroversi ini, Idham meminta seluruh bakal capres untuk sama-sama menjaga situasi kondusif. "Kami meyakini bahwa segenap pihak dapat jaga situasi sosial politik yang kondusif," katanya.
Idham meminta seluruh capres dan partai pendukung untuk sama-sama berkomitmen menjaga situasi kondusif dalam tahapan Pemilu 2024. Begitu pula dengan pihak-pihak yang punya andil untuk tidak membuat gaduh.
"Kami meyakini segenap pihak stakeholder pemilu memiliki komitmen untuk tetap menjaga situasi sosial politik pemilu yang kondusif," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








