Akurat

Tinjau Bendungan Sepaku Semoi, Jokowi: Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai

| 23 Juni 2022, 15:27 WIB
Tinjau Bendungan Sepaku Semoi, Jokowi: Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo memberikan informasi terbaru terkait Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, saat melakukan kunjungan ke sejumlah titik di Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (22/06). Melalui Instagram @kemensetneg.ri, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pembangunan dasar IKN telah dimulai dengan dibangunnya Bendungan Sepaku Semoi. 

"Presiden @jokowi meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, pada Rabu (22/6). Adanya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan pembangunan dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai," tulis akun @kemensetneg.ri.

Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi meninjau sejumlah lokasi yang memiliki kaitan dengan pembangunan dasar IKN. Sebelum ke Bendungan Sepaku Semoi, Jokowi lebih dulu memantau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, yang juga bagian pembangunan awal IKN. 

"Selain itu, ucap Presiden, adanya persemaian Mentawir menunjukkan pembangunan di IKN ini memerhatikan lingkungan," lanjut @kemensetneg.ri.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa Persemaian Mentawir merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani masalah lingkungan. 

Dalam kesempatan itu pula, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menyelesaikan pembangunan lebih cepat dari rencana semula, Desember 2023. Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jarot Widyoko menyatakan bahwa pihaknya sanggup untuk menyelesaikan pembangunan bendungan pada Januari atau Februari 2023 2023. 

"Hal lain yang disampaikan Presiden, bahwa air baku dari bendungan akan diolah untuk memasok kebutuhan air bagi 1,5 juta penduduk," pungkas akun @kemensetneg.ri. 

Tampak hadir membersamai Jokowi dalam peninjauan pembangunan awal IKN ini antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.