5 Cara Menentukan Harga Jual Parcel Lebaran agar Tidak Rugi

AKURAT.CO Bagaimana cara menentukan harga jual parcel? Banyak pelaku usaha pemula yang merasa kesulitan untuk menentukan harga jual produk dagangannya, termasuk bagi pemula usaha parcel lebaran.
Menentukan harga jual barang memang bukanlah proses yang mudah. Anda tidak bisa sekadar memasang harga tinggi untuk meraup keuntungan sebesar mungkin. Langkah tersebut hanya akan membuat calon pelanggan menjauhi produk Anda, karena mereka menganggap terlalu mahal.
Pun begitu dengan bisnis parcel lebaran. Dalam satu parcel lebaran, ada banyak barang. Belum lagi wadah, hiasan, tenaga, dan tentunya ide yang sudah Anda tuangkan.
Pasti semuanya punya nilai, bukan? Nah, untuk memudahkan Anda, berikut cara mudah menentukan harga jual parcel lebaran!
1. Mengetahui Target Konsumen
Cara menentukan harga jual parcel dimulai dengan menentukan target konsumen Anda. Usahakan untuk menentukan target sejelas mungkin. Misalnya, Anda ingin menarget calon konsumen individu, perempuan bekerja, berasal dari kalangan menengah ke atas, dan berusia 25-40 tahun.
Sebaiknya, langkah ini dilakukan sejak awal, bahkan sebelum Anda menentukan jenis parcel. Sebab, langkah ini justru akan memudahkan Anda dalam menentukan parcel seperti apa yang harus dipilih.
Kembali pada contoh awal. Katakanlah target pasar Anda adalah perempuan bekerja usia 25-40 tahun. Maka, parcel lebaran bisa berupa kue kering atau bisa juga berisi perlengkapan muslimah seperti kerudung dan mukena.
2. Pilih Produk yang Ingin Anda Jadikan Parcel
Dengan memiliki target konsumen yang jelas, Anda pun tidak akan kesulitan memilih produk untuk isian parcel. Kini, Anda tinggal menentukan ingin fokus pada kuantitas atau kualitas produk.
Jika memilih kuantitas, maka parcel Anda harus memiliki banyak barang. Namun, jika kualitas yang Anda pentingkan, jumlah tidak harus banyak, tapi kualitas produk harus terbaik. Untuk memudahkan, sebaiknya tentukan bujet untuk satu parcel.
3. Pertimbangkan Biaya Operasional Merupakan Cara Menentukan Harga Jual Parcel
Setelah memilih dan menghitung biaya yang Anda keluarkan untuk isi parcel, jangan lupa memikirkan biaya operasional. Anda juga harus mempertimbangkan alat serta sumber daya lain seperti listrik dalam pembuatan parcel. Jika Anda mempekerjakan pegawai, jangan lupa menghitung upah mereka, ya.
4. Analisis Modal yang Diperlukan
Dari dua perhitungan di atas, bisa diketahui bahwa untuk membuat 100 buah parcel lebaran yang berisi makanan, diperlukan modal setidaknya Rp20.230.000.
Jangan lupa juga untuk menghitung sumber daya lain yang Anda butuhkan dalam penyimpanan parcel. Misalnya, biaya pembelian meja untuk meletakkan parcel. Jangan sampai ada alat dan bahan yang terlewat. Itulah kenapa penting untuk melakukan komponen perencanaan usaha, supaya Anda tahu apa saja yang dibutuhkan dan perkiraan modal pun lebih akurat.
5. Buat Estimasi Keuntungan Sebagai Salah Satu Cara Menentukan Harga Jual Parcel
Langkah terakhir dalam cara menentukan harga jual parcel adalah membuat estimasi keuntungan dari parcel Anda. Dari perhitungan di atas, Anda tahu bahwa harga produksi satu parcel adalah Rp202.300.
Apabila satu parcel kemudian Anda jual dengan harga Rp300.000, maka keuntungannya adalah Rp30.000.000. Sedangkan, keuntungan bersih yang Anda peroleh adalah Rp9.770.000 untuk 100 parcel. Itu berarti, keuntungan satu parcel adalah Rp97.700.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





