YLBHI Ungkap Dugaan Pengintaian Sebelum Serangan terhadap Andrie Yunus

AKURAT.CO Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, mengungkap adanya dugaan pengintaian terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, sebelum terjadinya serangan penyiraman air keras.
Isnur menyebut pengintaian diduga sudah berlangsung sejak sore hari pada hari kejadian.
Saat itu, Andrie diketahui menghadiri rapat tim pencari fakta di kantor Center of Economic and Law Studies (CELIOS).
“Dari rekaman video terlihat ada seseorang yang berjaga dan mengikuti. Ketika Andrie pergi dari lokasi tersebut, orang itu juga ikut pergi,” ujar Isnur di kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, setelah rapat selesai, Andrie melanjutkan kegiatan ke kantor YLBHI untuk melakukan rekaman podcast.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kantor YLBHI juga menunjukkan adanya seseorang yang diduga menunggu di portal jalan.
“Ketika Andrie keluar dari kantor, orang tersebut terlihat bergerak meninggalkan lokasi,” katanya.
Isnur menilai rekaman tersebut memperlihatkan pola pengintaian di dua titik, yakni di kantor CELIOS dan di sekitar kantor YLBHI.
Baca Juga: Komnas HAM dan Komnas Perempuan Dorong Pengusutan Serangan terhadap Andrie Yunus
Pelaku diduga telah menunggu waktu dan lokasi yang tepat sebelum melakukan aksinya.
Ia menambahkan, proses pelacakan pelaku seharusnya tidak terlalu sulit dilakukan.
Selain memanfaatkan rekaman CCTV serta pelat nomor kendaraan, aparat penegak hukum juga dapat menelusuri jejak sinyal telepon seluler di sekitar lokasi kejadian.
“Seseorang yang bukan berasal dari wilayah sekitar pasti membawa telepon genggam dan terekam sinyal seluler. Dengan perangkat digital yang dimiliki kepolisian, saya yakin jika ditangani secara profesional kasus ini bisa diungkap,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







