Komnas HAM dan Komnas Perempuan Dorong Pengusutan Serangan terhadap Andrie Yunus

AKURAT.CO Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, mengatakan sejumlah lembaga negara telah sepakat mendorong pengusutan maksimal atas serangan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.
Dia menyebut, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) dan Komnas Perempuan memiliki perhatian yang sama agar kasus tersebut diungkap secara tuntas. Upaya itu juga didorong bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Komnas HAM dan Komnas Perempuan sudah berkomunikasi. Mereka memiliki concern yang sama untuk bersama-sama mendorong agar kasus ini diungkap secara maksimal," kata Isnur di kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga: DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Namun hingga kini, belum ada komunikasi dari Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) terkait peristiwa tersebut. Dia menilai, Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia seharusnya memberikan perhatian serius karena korban merupakan pembela HAM dari organisasi masyarakat sipil.
"Harusnya ini juga menjadi tugas mereka, apalagi korbannya adalah pegiat HAM," ujarnya.
Isnur menegaskan, serangan terhadap pembela HAM tidak boleh dibiarkan. Karena itu, aparat penegak hukum diminta segera mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







