Anggaran Rp3 Triliun Pengelolaan Sampah Jakarta Disorot: Efektif atau Mubazir?

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan status darurat sampah nasional menyusul memburuknya kondisi pengelolaan sampah di berbagai daerah.
Pemerintah juga meminta DPRD di setiap wilayah memperketat pengawasan serta memperkuat kebijakan persampahan.
Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menegaskan, DPRD akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan sampah di Ibu Kota.
“Untuk DKI Jakarta, anggaran pengelolaan sampah saat ini mencapai lebih dari Rp3 triliun per tahun,” kata Wibi, Minggu (25/1/2026).
Ia menjelaskan, anggaran tersebut mencakup operasional pengangkutan, pengolahan sampah, hingga pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Namun, menurut Wibi, besarnya anggaran belum tentu berbanding lurus dengan hasil di lapangan. DPRD, kata dia, akan menyoroti efektivitas pemanfaatan anggaran.
“Yang menjadi fokus kami adalah apakah belanja persampahan ini benar-benar berdampak pada pengurangan sampah dari hulu, peningkatan daur ulang, serta menurunkan ketergantungan pada landfill,” tegasnya.
Wibi menilai pola penanganan sampah yang masih bertumpu pada pembuangan akhir perlu dikaji ulang. Pendekatan tersebut dinilai berpotensi terus berulang tanpa menghasilkan solusi jangka panjang.
Karena itu, DPRD DKI Jakarta mendorong penguatan kebijakan persampahan berbasis kinerja, pemanfaatan teknologi pengolahan sampah, serta kolaborasi lintas wilayah.
“Masalah sampah tidak bisa terus diselesaikan dengan pola lama yang berulang tanpa terobosan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









