Barang-barang Mewah yang Dijarah di Rumah Ahmad Sahroni: dari Jam Belasan Miliar sampai Patung Iron Man

AKURAT.CO Rumah mewah milik anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk massa pada Sabtu sore. Aksi tersebut berujung pada penjarahan besar-besaran yang membuat berbagai barang berharga milik politisi yang juga dikenal sebagai “crazy rich Tanjung Priok” itu raib dibawa warga.
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan, massa tak hanya merusak rumah, tapi juga mengambil sejumlah barang bernilai fantastis, mulai dari dokumen penting, perabotan, hingga koleksi jam tangan mewah Richard Mille yang harganya ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Jam Richard Mille hingga Sertifikat Tanah Ikut Raib
Salah satu barang yang paling mencuri perhatian adalah jam tangan Richard Mille. Berdasarkan penelusuran di situs resmi merek asal Swiss itu, harganya ditaksir sekitar Rp11,7 miliar. Jam tangan tersebut dilaporkan berhasil dibawa warga dari dalam rumah Sahroni.
Tak hanya itu, beberapa dokumen penting juga ikut hilang. Di antaranya sertifikat tanah, ijazah, kartu keluarga (KK), hingga SKCK. Dokumen-dokumen ini bahkan sempat dipamerkan warga di sekitar lokasi setelah ditemukan di dalam rumah.
Piano, Action Figure Iron Man, hingga Tas Louis Vuitton
Barang-barang berukuran besar juga tak luput dari sasaran. Warga berhasil menurunkan sebuah piano dari dalam rumah Sahroni. Meski mereknya tidak diketahui, instrumen dengan ukuran serupa di pasaran memiliki kisaran harga Rp20 juta.
Yang tak kalah mencuri perhatian adalah sebuah action figure Iron Man seukuran manusia. Patung koleksi tersebut bahkan dirusak oleh massa sebelum dibawa pulang sebagian bagiannya, termasuk kepala. Berdasarkan penelusuran di e-commerce, action figure sejenis bisa bernilai lebih dari Rp100 juta.
Selain itu, terlihat pula massa membawa tas mewah Louis Vuitton. Dua di antaranya teridentifikasi sebagai Monogram Vernis Brea MM dan Damier Ebbene Bergamo MM. Meskipun sudah tidak dijual baru di butik resmi, harga tas second dari model tersebut masih berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp10 juta per buah.
Perabotan dan Mobil Mewah Jadi Sasaran
Aksi penjarahan di rumah Sahroni berlangsung cukup brutal. Massa tampak melempar pakaian, kasur, kursi, meja, lemari, kulkas, mesin cuci, dan AC keluar rumah. Barang-barang itu kemudian dibagikan ke warga yang menunggu di jalanan.
Tidak berhenti di situ, kemarahan massa juga dilampiaskan pada mobil mewah milik Sahroni. Salah satunya Lexus yang terparkir di garasi tampak ringsek dengan kaca pecah di berbagai sisi akibat hantaman benda keras.
Penjarahan rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok menjadi salah satu insiden paling mengejutkan yang viral di media sosial. Dari jam tangan miliaran rupiah hingga action figure Iron Man, hampir seluruh isi rumah tak luput dari sasaran amuk massa.
Peristiwa ini bukan hanya memunculkan kerugian materi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ketegangan sosial dan ketidakpuasan publik bisa berujung pada tindakan destruktif.
Baca Juga: Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Diamuk Massa, Satu Unit Mobil Hancur
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Rumah Ahmad Sahroni Dibakar Massa di Bandung? Ini Faktanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







