Akurat

1.800 Pasukan Oranye Siaga Sapu Bersih Jakarta Selama Perayaan HUT RI

Citra Puspitaningrum | 16 Agustus 2025, 08:10 WIB
1.800 Pasukan Oranye Siaga Sapu Bersih Jakarta Selama Perayaan HUT RI

AKURAT.CO Sebanyak 1.800 petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jakarta dikerahkan untuk menjaga kebersihan selama rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 16-17 Agustus 2025.

Pasukan oranye akan bekerja dalam dua shift di titik-titik keramaian di Jakarta, mulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kawasan Monas, Gedung Balai Kota hingga rute karnaval di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

"Perayaan sebesar ini membutuhkan persiapan ekstra. Bukan hanya dari jumlah petugas tetapi juga strategi penempatan armada dan pengelolaan sampah selama acara berlangsung," ujar Kepala DLH Jakarta, Asep Kuswanto, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Jakarta Sudah Siap, Pramono Anung Tunggu Perpres Sekolah Swasta Gratis

Selain personel, DLH menyiapkan armada pendukung, antara lain 20 mobil toilet, 14 kendaraan penyapu jalan, 12 truk compactor, 12 truk pengangkut sampah anorganik, 65 tempat sampah dan ratusan kantong sampah.

Pembagian personel melibatkan seluruh suku dinas dan unit pengelola teknis. Jakarta Pusat 400 orang, Jakarta Utara 200 orang, Jakarta Barat 200 orang, Jakarta Selatan 200 orang, Jakarta Timur 200 orang, Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPS BA) 500 orang dan Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) 100 orang.

Fasilitas sanitasi ditempatkan di berbagai titik strategis. Sebanyak 10 mobil toilet di Monas, tiga di depan Hotel Kempinski, tiga di depan Hotel Pullman, dua di Taman Sumenep, satu di Dukuh Atas dan satu di Sampoerna Strategic.

Baca Juga: Parkir di Jakarta Tanpa Uang Tunai, JakParkir Siap Uji Coba

Kendaraan penyapu jalan difokuskan di area Monas dan rute karnaval, sementara tim khusus menjaga tenda UMKM di dalam dan luar Monas.

"Targetnya jelas, perayaan meriah tanpa meninggalkan jejak sampah. Kami ingin masyarakat (Jakarta dan sekitarnya) pulang dengan kesan baik, bukan pemandangan tumpukan sampah," jelas Asep.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.