Life in a Bubble: Kampanye Visual Serukan Hak atas Udara Bersih untuk Semua

AKURAT.CO Kolaborasi antara Bicara Udara, Koalisi Pejalan Kaki (KOPEKA), Clean Mobility Collective South East Asia (CMC SEA), dan 350 Pilipinas menghadirkan kampanye publik “Life in a Bubble” pada ajang Car Free Day, Minggu, 1 Juni 2025, di Jalan Sudirman–Thamrin, Jakarta.
Kampanye ini menampilkan instalasi mencolok berupa gelembung transparan berisi aktor, sebagai simbol ketimpangan akses terhadap perlindungan dari polusi udara.
Visual ini menjadi pengingat bahwa udara bersih bukan hak istimewa segelintir orang, tapi hak dasar setiap warga negara.
“Life in a Bubble” awalnya digagas oleh 350 Pilipinas di Manila, dan kini hadir di Jakarta untuk mengajak publik menyadari bahwa polusi udara bukan sekadar angka dalam laporan, tapi krisis nyata yang dialami masyarakat—terutama kelompok rentan.
“Harus ada aksi konkret untuk pengendalian pencemaran udara kronis di Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya,” tegas Amalia S. Bendang dari KOPEKA.
Kampanye ini menekankan bahwa hak atas udara segar dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28H, sebagai bagian dari hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Baca Juga: Kisah Magis Batavia Tales: Musikal Sejarah yang Hidupkan Batavia Abad ke-19
Acara yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 09.30 WIB ini disambut antusias masyarakat.
Banyak pengunjung terlibat aktif di booth edukasi yang membahas dampak polusi dan pentingnya langkah nyata dari pemerintah dan sektor swasta.
Penampilan seniman Ho Katarsis, pemeran utama film Jalanan, turut menghidupkan suasana.
Data Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menunjukkan kualitas udara yang terus berada di level tidak sehat.
Rata-rata tahunan PM2.5 selama 2011–2020 mencapai 46,1 µg/m3, sementara pada 2024 tercatat 43 µg/m3, jauh melebihi baku mutu nasional sebesar 15 µg/m3.
Aprila Majid dan Lisa Anggraeny, Duta Udara Bersih dari Bicara Udara (Biru Voices Ambassadors 2024), juga menyuarakan keresahan para ibu atas kualitas udara Jakarta.
“Selama ini, kami membangun ‘bubble’ untuk melindungi anak-anak di rumah. Tapi kami bermimpi suatu hari mereka bisa menghirup udara segar tanpa batas.”
Baca Juga: Kunci Jawaban Akademi Ninja: Event Mana yang Tidak Memberikan Bead di MLBB x Naruto?
Kampanye ini diharapkan menjadi pemantik gerakan publik yang lebih luas, agar pemerintah mengadopsi standar kualitas udara yang benar-benar melindungi kesehatan, bukan sekadar simbolik.
Karena udara bersih adalah hak setiap manusia, tanpa terkecuali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








