Dermaga PIK: Katalisator Baru Pertumbuhan Pariwisata Bahari Jakarta

AKURAT.CO Rencana pembangunan dermaga di Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di Jakarta, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas wisatawan menuju Kepulauan Seribu.
Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan dermaga lainnya serta lokasinya yang strategis dekat Bandara Soekarno-Hatta, dermaga ini berpotensi besar mempercepat arus wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Founder Yayasan Inovasi Pariwisata Indonesia (YIPINDO) sekaligus Pakar Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi, mengatakan, dermaga ini menjadi elemen penting dalam pengembangan destinasi wisata.
“Kalau bicara tentang dermaga, kita berbicara salah satu elemen kunci destinasi setelah atraksi dan amenitas, yaitu aksesibilitas. Maka, dermaga ini dapat menjadi katalisator yang mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan tersebut,” jelas Taufan, Jumat (28/3/2025).
Baca Juga: Pemprov DKI Bangun Dermaga Wisata di PIK, Perjalanan ke Kepulauan Seribu Makin Cepat
Salah satu daya tarik utama dermaga di PIK adalah kemampuannya memangkas waktu perjalanan ke Kepulauan Seribu dibandingkan dengan dermaga eksisting seperti Marina Ancol atau Kaliadem.
Hal ini menjadi nilai tambah yang signifikan, mengingat selama ini salah satu tantangan utama wisata Kepulauan Seribu adalah akses yang terbatas dan waktu tempuh yang relatif lama.
Taufan menekankan bahwa dengan adanya dermaga ini, wisatawan kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih cepat dan efisien.
“Wisatawan pasti tertarik karena lebih singkat. Apalagi wisatawan mancanegara bisa langsung mengakses dermaga dari bandara tanpa harus melewati pusat kota. Faktor-faktor ini akan mempercepat jumlah kunjungan ke Kepulauan Seribu,” tambahnya.
Keberadaan dermaga PIK tidak hanya menguntungkan Kepulauan Seribu, tetapi juga membawa dampak positif bagi pariwisata Jakarta secara keseluruhan.
Sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional, Kepulauan Seribu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ikon wisata bahari.
Dengan aksesibilitas yang lebih baik, daya tarik kawasan ini semakin meningkat, mendorong lebih banyak investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Selama ini, Kepulauan Seribu memiliki potensi besar tetapi masih terkendala akses. Dengan adanya dermaga ini, Jakarta semakin siap menjadi pusat wisata bahari yang terintegrasi dan kompetitif,” pungkas Taufan.
Baca Juga: Pejabat Negara Harus Perbaiki Komunikasi Publik, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, dermaga di PIK menjadi langkah maju bagi Jakarta dalam mengembangkan pariwisata yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Kini, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati keindahan bahari tanpa harus menghadapi keterbatasan akses seperti sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







