Akurat Logo

Pramono Anung Janji Majukan Kepulauan Seribu: Fokus Kesehatan, SDM dan Wisata Pulau Kucing

Citra Puspitaningrum | 22 Maret 2025, 12:21 WIB
Pramono Anung Janji Majukan Kepulauan Seribu: Fokus Kesehatan, SDM dan Wisata Pulau Kucing

AKURAT.CO Kabupaten Kepulauan Seribu di bawah kepemimpinan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan lebih diperhatikan.

Bahkan, Pramono berjanji untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Salah satu fokus utama yang segera diperbaiki adalah penambahan dokter spesialis dan tenaga kesehatan.

Politikus PDIP itu telah memerintahkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta, Atika Nur Rahmania, untuk menangani masalah tersebut.

Baca Juga: Eksplorasi Bumi Pertiwi di Pulau Pramuka: Pesona Permata Biru Kepulauan Seribu

"Saya akan meminta Ibu Atika untuk menambah dokter spesialis dan tenaga kesehatan menjadi prioritas," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Menurut dia, kekurangan tenaga medis dan dokter spesialis di Kepualan Seribu sejak bertahun-tahun harus segera diatasi.
Sebab, jika tidak diatasi, pembangunan di wilayah Kepulauan Seribu tidak akan maksimal.

Oleh karena itu, Pemprov Jakarta mencoba mengatasi permasalahan di Kepulauan Seribu, dimulai dari birokrasi pemerintahan, kesehatan serta pendidikan.

Baca Juga: Sempat Tak Beroperasi, Kapal Dishub Jakarta Kembali Berlayar Bawa Bantuan ke Kepulauan Seribu

"Karena bagaimana pun, membangun Pulau Seribu tanpa memperbaiki kualitas SDM tidak mungkin," ujarnya.

Selain itu, Pramono juga berjanji untuk memajukan perekonomian Kepulauan Seribu melalui destinasi wisata Pulau Kucing.

Ide membangun Pulau Kucing ini meniru seperti di Negeri Sakura.

"Kalau memang nanti bisa kita wujudkan, maka itu bisa jadi penghasilan bagi Kepulauan Seribu untuk orang datang kemudian menikmati wisata kucing," katanya.

Baca Juga: 70 Persen Kepulauan Seribu Terendam Banjir Rob, Pasokan Makanan Terganggu

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.