Akurat Logo

Program Makan Bergizi Gratis: DKI Jakarta Harus Jadi Contoh Daerah Lain

Citra Puspitaningrum | 21 Oktober 2024, 23:30 WIB
Program Makan Bergizi Gratis: DKI Jakarta Harus Jadi Contoh Daerah Lain

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, meninjau pelaksanaan uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 26 Rawamangun, Jakarta Timur, pada Senin (21/10/2024).

Uji coba ini merupakan bagian dari inisiatif Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa.

Teguh menjelaskan, dalam uji coba MBG ini, sebanyak 1.600 paket makanan disediakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Food Station Tjipinang Jaya yang bekerja sama dengan PT Jakarta Tourisindo. Setiap paket makanan dibanderol dengan harga Rp25.000 per porsi.

Baca Juga: Instruksi Pj Gubernur DKI Jakarta: ASN Harus Jaga Netralitas Selama Pilkada 2024

Menu makanan yang disajikan dalam uji coba MBG ini terdiri dari nasi putih, chicken teriyaki, telur dadar, tahu cabe garam, salad sayur, dan pisang dengan total 750 kalori per porsi.

"Setiap paket makanan telah dirancang sesuai dengan kebutuhan kalori siswa remaja menjelang dewasa, yakni sebesar 750 kalori per porsi," kata Teguh.

Teguh menyebutkan, kegiatan uji coba MBG ini merupakan upaya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan gizi siswa dan standar higienitas makanan yang disediakan.

"Tujuan dari uji coba ini adalah untuk memastikan bahwa setiap siswa menerima makanan bergizi yang sesuai dengan standar kesehatan dan kebersihan," ujarnya.

Baca Juga: Tahu Irish Bella Menikah Lagi, Ammar Zoni Galau

Makanan dalam program MBG dikemas menggunakan paper box food grade yang ramah lingkungan.

Pengelolaan sampah dari kemasan ini dilakukan bekerja sama dengan komunitas Asosiasi Bank Sampah Seluruh Indonesia (ASOBSI) dan di bawah koordinasi Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur.

Teguh menegaskan, Pemprov DKI Jakarta siap mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis. Pemprov juga berkomitmen untuk melanjutkan uji coba MBG dan terus memantau kualitas makanan yang disediakan.

"Pemprov DKI berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi siswa terpenuhi dengan menu yang tidak hanya sehat tetapi juga disukai oleh mereka. Kami akan terus mengembangkan program ini untuk segmen lain, seperti ibu hamil, secara bertahap," ujar Teguh.

Baca Juga: Dipisah dari Apriyani, Fadia Debut Bersama Lanny di Indonesia International Challenge 2024

Ia berharap, inisiatif MBG di DKI Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

"Kami berharap DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan program-program serupa," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.