DTKJ Dorong Pemprov DKI Perkuat Transportasi Publik Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

AKURAT.CO Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat layanan transportasi publik yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Layanan transportasi yang inklusif ini dianggap sebagai langkah penting dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
"Jika Jakarta ingin bertransformasi menjadi kota global, tentu harus melakukan perbaikan. Ketika penyandang disabilitas terlayani dengan baik, itu menunjukkan bahwa fasilitas publik secara keseluruhan juga berkualitas," kata Ketua DTKJ, Haris Muhammadun, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga: Panen Dukungan dari Relawan Anies, RIDO Janji Lanjutkan Program yang Lebih Adil dan Humanis
Haris menekankan bahwa persiapan sarana dan prasarana untuk penyandang disabilitas memerlukan perhatian khusus, karena ada banyak detail teknis yang harus dipenuhi, seperti sudut kemiringan jalur pejalan kaki, lift yang mudah diakses, hingga ruang tenang.
"Dalam skala penilaian, kita sudah mencapai nilai delapan. Dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia, Jakarta berada di posisi teratas. Namun, jika dibandingkan dengan standar global, kita masih perlu peningkatan untuk mencapai angka maksimal," ujarnya.
Haris juga mengapresiasi perkembangan layanan transportasi di Jakarta yang semakin ramah disabilitas, termasuk LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta.
Baca Juga: Perbanyak Lapangan Kerja, Ridwan Kamil Akan Bikin Pusat Bisnis di Ancol
"Sekarang, penyandang disabilitas sudah mendapatkan akses yang setara di fasilitas publik. Kami terus berupaya untuk memastikan aksesibilitas di seluruh halte TransJakarta. Halte yang belum memiliki akses akan segera direnovasi atau diperbaiki," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








