Tunggu Persetujuan DPRD, Dua Ribu Guru Honorer di Jakarta Menanti Diangkat Jadi KKI
Citra Puspitaningrum | 6 Agustus 2024, 07:00 WIB

AKURAT.CO Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan mengangkat status 2.650 guru honorer menjadi kontrak kerja individu (KKI) pada tahun ini.
"Kita utamakan nanti adalah guru honorernya, yang jumlahnya sekitar 2.650. Dan juga ada tendiknya juga akan kita masukkan juga ke KKI, tapi mungkin enggak semua," ujar Pelaksana Tugas Kepala Disdik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, pada Senin (5/8/2024).
Dia memastikan jumlah guru honorer di seluruh Jakarta berkisar 2.650 orang.
Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan mendalam Disdik DKI.
"Jadi, (sebanyak) 2.650 adalah guru honorer dan sekitar 1.400-annya adalah tenaga pendidik. Tenaga pendidik itu bisa administrasi, lalu petugas kebersihan, petugas keamanan," kata Budi.
Lebih lanjut, Disdik DKI akan mendiskusikan soal pengangkatan 2.650 guru honorer dengan status KKI setelah mendapat lampu hijau DPRD DKI Jakarta.
Pasalnya, Disdik DKI semula hanya akan mengangkat status 1.700 guru honorer.
Menurutnya, proses diskusi dilakukan karena akan ada penambahan anggaran untuk mengangkat 2.650 guru honorer menjadi KKI.
"Ini (pengangkatan status) nanti kita akan diskusikan juga dengan DPRD DKI tentunya. Ya, mudah-mudahan (disetujui). Mereka (DPRD) kan berkomitmen ya untuk melakukan itu," jelas Budi.
Disdik DKI telah mengalokasikan anggaran untuk mengangkat status 1.700 guru honorer menjadi KKI.
Karena ada penambahan jumlah guru honorer yang diangkat, Disdik DKI mengajukan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan DKI Jakarta tahun anggaran 2024.
"Ini yang nanti kita diskusikan. Apakah bisa langsung 2.650 sekian yang akan kita lakukan (pengangkatan). Tergantung nanti dari APBD-P itu diketok kapan," ucap Budi.
Baca Juga: Transjakarta Parkir di Rambu Larangan Berhenti Tuai Kritik, Begini Penjelasan Direktur Operasional
Jika DPRD menyetujui penambahan anggaran itu, Disdik DKI akan langsung mengangkat status 2.650 guru honorer.
Namun, jika tidak disetujui, Disdik DKI akan terlebih dahulu mengangkat status 1.700 guru honorer menjadi KKI.
"Kalau mungkin APBD-P DKI 2024 diketok bulan September, itu mungkin bisa langsung semua (diangkat). Tapi kalau (APBD-P diketok) November, lihat nanti 1.700 guru honorer dulu," pungkas Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







