Anjing yang Gigit Bocah 7 Tahun di Jaksel Dikarantina untuk Observasi Rabies

AKURAT.CO Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) telah mengkarantina anjing yang gigit bocah berusia tujuh tahun di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Karantina ini untuk mengecek kesehatan anjing tersebut karena ada kekhawatiran memiliki rabies.
"Betul anjing tersebut sudah kami bawa ke rumah observasi rabies," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Hasudungan A Sidabalok, di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (25/6/2024).
Hasudungan menjelaskan karantina itu direncanakan berlangsung selama 14 hari dan sudah dilakukan sejak 22 Juni 2024. "Untuk sementara belum ada indikasi mengarah ke penyakit rabies pada anjing tersebut," ujarnya.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Bocah 7 Tahun Digigit Anjing di Jaksel, Mata Terluka hingga Dilarikan ke RS
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Widya Agustiono menyebutkan kejadian tersebut terjadi pada momen Hari Raya Idul Adha 1445 H, Senin (17/6). Korban berinisial AR (7), sedang berjalan bersama neneknya menuju musala untuk melihat hewan kurban.
Tiba-tiba, seekor anjing peliharaan menyerangnya dari dalam halaman rumah. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis atas lukanya.
"Saat melintas di depan rumah salah satu warga yang kedapatan memelihara anjing, anak tersebut melongok ke arah halaman rumah," jelas Widya.
Sementara itu, keluarga korban tidak mengajukan laporan. Informasi dari RT-RW menyatakan bahwa pemilik anjing bertanggung jawab.
"Kami sudah memeriksa laporan, namun belum ada. Pemilik anjing bertanggung jawab hingga pengobatan korban selesai," pungkas Widya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






