Apa Perbedaan Antara Puting Beliung dan Tornado? Berikut Penjelasannya

AKURAT.CO Tornado dan puting beliung merupakan dua fenomena cuaca ekstrem yang seringkali menyebabkan kerusakan signifikan pada lingkungan sekitarnya.
Meskipun keduanya melibatkan angin berkecepatan tinggi dan dapat membahayakan kehidupan manusia, keduanya memiliki perbedaan dalam hal karakteristik, pembentukan, dan dampaknya.
Baca Juga: Daftar 5 Puting Beliung di Indonesia yang Total Kerugiannya Paling Besar, Ada yang Nilainya Rp12 Miliar
Definisi dan Karakteristik Umum
Tornado adalah pusaran udara berkecepatan tinggi yang terbentuk dalam badai petir atau siklon. Tornado biasanya memiliki bentuk seperti tabung atau embusan yang menuruni langit. Kecepatan angin dalam tornado dapat mencapai ratusan mil per jam, menyebabkan kerusakan yang parah pada bangunan dan infrastruktur.
Sementara itu, puting beliung adalah angin kencang yang berputar namun memiliki skala yang lebih kecil dibandingkan tornado. Puting beliung sering terjadi dalam badai atau hujan lebat dan dapat memiliki kecepatan angin yang signifikan, tetapi tidak sekuat tornado. Meskipun seringkali menyebabkan kerusakan, puting beliung cenderung bersifat lebih lokal dan memiliki durasi yang lebih singkat dibandingkan tornado.
Pembentukan dan Proses Terbentuknya
Tornado terbentuk dalam sistem badai supercell, yang merupakan badai petir besar dengan pusaran udara di dalamnya. Proses pembentukan tornado melibatkan perbedaan suhu dan kelembaban udara yang signifikan, menciptakan kondisi yang mendukung pembentukan pusaran udara.
Puting beliung sering kali terbentuk dalam badai konvektif atau di daerah dengan perbedaan suhu udara yang cukup tinggi. Meskipun mekanisme pembentukannya mirip dengan tornado, puting beliung sering kali lebih kecil dan memiliki skala yang lebih lokal.
Durasi dan Kecepatan Angin
Tornado biasanya memiliki durasi hidup yang lebih lama dan kecepatan angin yang lebih tinggi dibandingkan puting beliung. Beberapa tornado dapat bertahan selama beberapa jam dan menyapu lintasan yang cukup panjang, menciptakan kerusakan yang meluas.
Puting beliung, meskipun dapat memiliki kecepatan angin yang cukup tinggi, cenderung bersifat lebih singkat dan lokal. Durasi hidupnya biasanya lebih pendek, dan meskipun dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan, dampaknya sering kali terbatas pada area yang lebih kecil.
Dampak dan Kerusakan
Tornado dikenal sebagai salah satu fenomena cuaca yang paling merusak. Kecepatan angin yang sangat tinggi dapat merobohkan bangunan, mencabut pohon, dan menyebabkan kerusakan parah pada tanah. Dampak tornado seringkali melibatkan korban jiwa dan kehilangan harta benda yang besar.
Puting beliung juga dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan, terutama pada bangunan dan pepohonan. Namun, karena ukurannya yang lebih kecil dan durasinya yang lebih singkat, dampaknya cenderung kurang merusak dibandingkan tornado. Meskipun demikian, puting beliung tetap dapat mengancam keselamatan manusia dan menyebabkan kerugian properti.
Baca Juga: Tornado Api Muncul Di Bromo, Apakah Itu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








