Keterangan Berbelit, Polisi Kesulitan Ungkap Motif Pelaku Penculikan Malika

AKURAT.CO Polisi masih kesulitan mengungkap motif pelaku penculikan terhadap seorang anak bernama Malika Anastasya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Pelaku bernama Iwan Sumarno alias Jecky memberi keterangan berbelit saat diinterogasi. Akibatnya, polisi masih harus terus menggali keterangan dari residivis itu.
"Dari semalam pelaku memberikan keterangan yang berbelit-belit. Masih terus kami dalami dan tentunya nanti juga akan kita kembangkan mulai dari awal terduga pelaku membawa korban sampai dengan hari ini," jelas Kapolres Jakpus, Kombes Komarudin, kepada wartawan, Selasa (3/1/2023).
Saat ini, Malika masih menjalani visum, perawatan medis maupun pemulihan mental di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan Malika untuk mengetahui apakah korban mengalami kekerasan seksual ataupun gangguan psikis setelah hampir sebulan dibawa kabur oleh penculik.
"Mudah-mudahan, tentu harapan kita bersama kondisi korban dalam keadaan sehat wal afiat. Secara umum memang terlihat sehat, namun tentunya memang nanti tim kesehatan ataupun hasil visum yang akan lebih menjelaskan secara detil," papar Komarudin.
Dia mengakui bahwa sejak awal pihaknya kesulitan mengungkap kasus itu, salah satunya disebabkan identitas pelaku yang sangat minim. Bahkan, proses pencarian Malika berlangsung cukup lama sejak ia dibawa kabur pada Desember 2022.
"Kita hanya mendapatkan potongan gambar dari sebuah rekaman CCTV yang jaraknya cukup jauh. Kita hanya bisa melihat gestur, memperkirakan tinggi badan dengan ciri-ciri atribut yang biasa digunakan. Sama seperti apa yang dijelaskan para saksi seperti topi, kemudian suka pakai handuk," demikian Komarudin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





