Pramono-Rano Dilantik, Bicara Udara Desak Aksi Nyata Atasi Polusi Jakarta

AKURAT.CO Usai dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode 2025-2030, Pramono Anung dan Rano Karno mendapat dorongan kuat untuk segera menangani krisis polusi udara di ibu kota.
Organisasi nirlaba Bicara Udara, yang berfokus pada advokasi peningkatan kualitas udara, menegaskan perlunya kebijakan strategis yang konkret guna memastikan udara bersih dan sehat bagi warga Jakarta.
Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia, menyampaikan, polusi udara harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pemerintah daerah.
"Pelantikan ini menandai awal baru bagi Jakarta. Kami mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk segera bertindak dengan kebijakan berbasis data guna mengatasi polusi udara yang semakin membahayakan kesehatan masyarakat," ujar Novita dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (23/2/2025).
Baca Juga: Zulhas Pastikan Stok Pangan Jelang Ramadhan Aman dengan Harga Terjangkau
Dalam rekomendasinya, Bicara Udara menyoroti perlunya penerapan sanksi ketat bagi pelaku pencemaran udara serta mekanisme pelaporan yang lebih jelas.
Salah satu usulan konkret adalah pemberlakuan denda maksimal Rp500.000 bagi pelanggar yang melakukan pembakaran sampah sembarangan.
Selain itu, kerja sama lintas wilayah di Jabodetabekpunjur dinilai krusial untuk menangani polusi udara yang bersifat lintas batas.
Novita juga menekankan pentingnya transparansi data kualitas udara dengan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber, termasuk Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) milik pemerintah dan sensor independen.
"Di daerah dengan tingkat polusi tinggi, perlu dilakukan studi source apportioning dan emissions inventory agar sumber pencemaran bisa teridentifikasi dengan akurat. Dengan keterbukaan data, kebijakan yang diterapkan bisa lebih efektif," jelasnya.
Sektor transportasi menjadi salah satu titik fokus solusi. Bicara Udara mengusulkan penerapan Electronic Road Pricing (ERP), insentif tarif transportasi umum pada jam sibuk, serta pengembangan rute JakLingko dan Feeder Transjabodetabek.
Selain itu, distribusi bahan bakar rendah sulfur juga dinilai penting untuk mengurangi emisi berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: Prabowo Bahas Isu dan Kebijakan Strategis Bareng Pimpinan Media Massa di Hambalang
"Warga Jakarta harus diberikan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Dengan insentif yang tepat, peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum bisa lebih cepat terealisasi," tambah Novita.
Sementara di sektor industri, Bicara Udara mendorong transisi dari batu bara ke energi terbarukan, pemasangan teknologi pengendalian polusi seperti scrubber, serta pencabutan izin bagi industri yang terbukti mencemari udara.
Relokasi industri berat ke luar kawasan padat penduduk juga menjadi rekomendasi utama demi mengurangi dampak polusi.
Sebelumnya, rekomendasi ini telah disampaikan kepada seluruh pasangan calon gubernur dalam diskusi Biru Talks bertajuk "Menantang Cagub Jakarta Selesaikan Polusi Udara" pada 14 November 2024 di Tebet, Jakarta.
Bicara Udara berharap kepemimpinan Pramono-Rano segera mengimplementasikan kebijakan ini demi Jakarta yang lebih sehat dan layak huni.
Baca Juga: Klaim Sekarang! Link DANA Kaget Hari Ini Bisa Dapat Saldo Gratis hingga Rp250.000
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









