Parpol Tak Ikut Usung Cagub di Pilkada Jakarta Enggak Kena Sanksi

AKURAT.CO Partai politik yang tidak ikut mengusung calon kepala daerah dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024 terbebas dari sanksi.
Demikian disampaikan Anggota KPU DKI Jakarta, Astri Megatari, di Pulau Putri, Kepulauan Seribu, Selasa (13/8/2024).
"Kita merujuk pada Undang-Undang Pilkada. Dalam Undang-Undang Pilkada, tidak ada sanksi bagi partai politik yang tidak mendukung pasangan calon di pilkada serentak," katanya.
Dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada hanya mengatur ketentuan partai politik atau koalisi partai politik mengusung calon kepala daerah.
Baca Juga: Selebgram Cut Intan Nabila Diduga Alami KDRT oleh Sang Suami, Polisi Langsung Cek TKP
Pada Pasal 40 Ayat 1 menyebutkan parpol atau gabungan parpol yang hendak mengusung calon kepala daerah harus memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD, atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah pada pemilu anggota DPRD di daerah setempat.
Menurut Astri, apabila hanya terdapat satu pasangan calon pada Pilkada Jakarta 2024, maka KPU akan menambah durasi waktu pendaftaran.
"Kalau hanya ada satu pasangan calon sampai akhir masa pendaftaran, kan masa pendaftaran itu 27 sampai 29 Agustus, maka nanti akan dilakukan perpanjangan pendaftaran," ujarnya
Kendati demikian, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta itu belum dapat memberikan secara rinci waktu tambahan masa pendaftaran.
Baca Juga: Telusuri Dugaan Teror Bangkai Ayam di KPU Jakut, Polisi Periksa 10 Saksi dan CCTV
Sebab, saat ini masih dilakukan rapat koordinasi bersama KPU RI.
Diketahui, tahapan pencalonan kepala daerah digelar pada 27-29 Agustus 2024.
Setelah itu KPU di wilayah akan menetapkan masing-masing pasangan calon pada 22 September 2024.
Kemudian masa kampanye dilakukan pada 25 September November 2024.
Selanjutnya tahapan Pilkada Serentak memasuki masa tenang pada 24-26 November 2024 dan pada Rabu, 27 November pemungutan suara digelar.
Baca Juga: Gerindra Konfirmasi PKB Akan Bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju di Pilkada 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







