Akurat Logo

Amankan Peringatan Hari Buruh, Polisi Siapkan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas

Dwana Muhfaqdilla | 1 Mei 2024, 10:30 WIB
Amankan Peringatan Hari Buruh, Polisi Siapkan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas

AKURAT.CO Polisi akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas pada saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada hari ini, Rabu (1/5/2024).

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, rekayasa lalu lintas nantinya bersifat situasional tergantung situasi di lapangan.
 
"Apabila para pengunjuk rasa mulai berdatangan maka jalur yang akan kita tutup dan kita alihkan,” kata Susatyo dalam keterangannya.
 
 
Adapun jalur yang akan ditutup atau dialihkan antara lain:
 
- TL. Harmoni yang mengarah ke Jl. Merdeka Barat ditutup dialihkan ke Jl. Kesehatan.
- Jl. Perwira yang mengarah Jl. Merdeka Utara ditutup, jalur dialirkan ke arah Istiqlal dan lapangan Banteng.
- Jl. Merdeka Barat depan Gedung Sapta Pesona ditutup.
 
Lebih lanjut, Kapolres Jakpus menyarankan, bagi masyarakat yang akan melintas di sekitar Monas agar mempertimbangkan untuk mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan. Pasalnya, akan ada buruh dan elemen masyarakat yang akan menyampaikan pendapatnya di Patung Kuda maupun di GBK.
 
 
Sementara itu, pihaknya juga menurunkan 3.454 personel gabungan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day ini.
 
Personel gabungan TNI-Polri yang dibantu Satpol PP, Damkar serta Dishub nantinya akan dibagi di beberapa titik pengamanan di sekitaran Monas dan GBK.
 
Kapolres Jakpus menegaskan, siapapun yang menyampaikan pendapat di muka umum tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.
 
“Sehingga aturan dalam Undang-Undang penyampaian pendapat di muka umum harap dipatuhi supaya semua kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.
 
 
Tidak lupa, Susatyo juga menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat Pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan serta humanis ketika bertugas.
 
“Tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun sangkur. Semua perintah dan kendali dari saya, tidak ada gerakan tambahan lainnya yang bersifat pribadi. Layani saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan baik dan humanis,” tutupnya.
 
Diketahui, Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi May Day pada hari ini, Rabu (1/5/2024). Adapun jumlah peserta aksi dikabarkan berjumlah 50 ribu orang yang berasal dari Jabodetabek.
 
Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, aksi peringatan Hari Buruh Internasional ini akan dilakukan di Istana dari pukul 9.30 sampai dengan 12.30 WIB.
 
 
“Setelah itu, pukul 12.30 massa aksi 50 ribu buruh akan bergerak dari Istana ke Istora Senayan untuk merayakan May Day Fiesta,” jelas Said Iqbal dalam keterangannya, Selasa (30/4/2024).
 
Adapun isu utama yang akan diusung dalam aksi ini adalah ‘Cabut Omnibus law UU Cipta Kerja’ dan ‘Hapus OutSourcing Tolak Upah Murah’.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.