Fakta Kebakaran SMAN 6 Jaksel, Seorang Satpam Meninggal Dunia
| 1 Oktober 2023, 02:00 WIB

AKURAT.CO Insiden kebakaran terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Jakarta Selatan yang terletak di Jalan Mahakam, Kramat Pela, Kebayoran Baru pada hari Jumat (29/9/2023) ketika sedang berlangsung jam pelajaran.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 6, Suwartono menyatakan bahwa semua siswa langsung dipulangkan dari sekolah setelah kejadian tersebut.
Api melanda sebuah ruang kecil di SMA 6 pada pagi hari ini tepat pukul 08.56 WIB. Dampaknya, seorang petugas kebersihan berinisial IW (22) mengalami kesulitan bernapas dan harus dilarikan ke RSPP. Selain itu, ada korban jiwa kebakaran lainnya yaitu seorang petugas keamanan sekolah yang berinisial CK (45)
Berikut fakta-fakta terkait insiden kebakaran yang melanda SMA Negeri 6 Jakarta Selatan.
Fakta Kebakaran SMA Negeri 6 Jakarta
1. Kronologi kejadian
Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.30 WIB, dua pekerja konstruksi yang bernama Gunawan dan Rahmat Hidayat sedang melakukan pemasangan keramik di sekitar area panel listrik. Tiba-tiba, terdengar ledakan dari panel listrik tersebut, diikuti oleh munculnya asap dan api.
Kemudian, Gunawan dan Rahmat Hidayat menghubungi CK dan melaporkan insiden tersebut. CK segera merespons dengan cepat, dan dia datang ke lokasi bersama dengan petugas kebersihan berinisial IW. Mereka membawa peralatan pemadam api ringan (APAR). Akan tetapi, tiba-tiba CK terhuyung-huyung hingga jatuh dan tidak sadarkan diri.
Tidak berselang lama, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran. Pada pukul 09.20 WIB, mereka berhasil berhasil berhasil memadamkan api.
2. Satu korban jiwa
Tribuana Roseno mengindikasikan bahwa CK dan IW diduga mengalami keracunan akibat gas karbon dari alat pemadam api ringan (APAR) yang telah kadaluarsa sejak 2016. Akibat insiden ini, CK menghembuskan napas terakhirnya sementara Ivan masih dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan.
3. Kebakaran disebabkan dari korsleting listrik
Sementara petugas Komunikasi Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Suparno menyebut penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
"Adanya gesekan antara kabel dengan kabel yang akhirnya menimbulkan percikan api dan menyebabkan ledakan," ungkap Suparno.[]
"Adanya gesekan antara kabel dengan kabel yang akhirnya menimbulkan percikan api dan menyebabkan ledakan," ungkap Suparno.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor
Herry Supriyatna









