Akurat

Soal Penculikan Anak, Kapolda Metro Minta Masyarakat Jangan Termakan Hoaks 

Maria Gabrielle | 12 Februari 2023, 04:00 WIB
Soal Penculikan Anak, Kapolda Metro Minta Masyarakat Jangan Termakan Hoaks 

AKURAT.CO Polda Metro Jaya meminta masyarakat memilah informasi yang beredar di media sosial, khususnya soal penculikan anak. 

Masyarakat diharapkan tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks soal kasus penculikan anak.

"Sangat khawatir dengan berita viral terkait dengan penculikan anak yang ramai di Jakarta ini. Pak, Bu, baru satu penculikan anak itu. Yang di Senen itu kemarin, Malika (anak) itu, Ananda (pelaku) itu. sudah ditangkap pelakunya. Hati-hati dengan berita-berita hoaks ini," jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, saat acara Guyub Pengurus RW Se-Jakarta Utara, Sabtu (11/2/2023).

Menurut dia, tidak ada laporan kasus penculikan anak selain kasus Malika yang sudah ditemukan beberapa waktu lalu.

"Katanya sekolahnya dimasukin langsung, diambil, dimasukin karung segala. Saya melihat video yang beredar. Enggak ada, di Jakarta ini cuma ada satu kasus penculikan, itu pun yang nyulik adalah tetangga sudah kenal. Yang suka ngumpulin plastik bekas itu sudah kenal sama korban," tutur Fadil Imran.

Meski begitu, dia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan memantu anak-anak. Jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga wajib memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks.

"Yang viral-viralkan di medsos itu, itu semua berita-berita lama dikumpulkan jadi satu," kata Fadil Imran.

Diketahui, belakangan ini viral di media sosial soal aksi penculikan anak yang dimasukkan ke dalam karung terjadi di kawasan Wisma Asri, Bekasi. 

Polisi memastikan pesan berantai terkait penculikan anak yang beredar di masyarakat merupakan hoaks.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
W
Editor
Wahyu SK