Pemprov DKI Jamin Pembangunan Stadion BMW Tak Terlantarkan Warga Kampung Bayam

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjamin pembangunan Stadion Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW) di Jakarta Utara yang sedang digejot saat ini tidak menelantarakan warga yang bermukim disekitarnya.
Manajer Proyek PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengatakan pada Minggu (17/2/2019) pihaknya bakal menggelar rapat internal membahas hal ini agar warga Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara tidak kehilangan tempat tinggalnya karena proyek pembangunan stadion ini.
"Minggu besok kami akan koordinasikan dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan pemerintah DKI untuk membahas soal itu," ujar Iwan di Jakarta, Jumat (15/2/2019) usai menjadi pembicara dalam seminar bertajuk "Dari Stadion VIJ Menuju Stadion MH Thamrin".
Iwan menjelaskan kalau dirinya mendapat pesan dari Gubernur DKI, Anies Baswedan, untuk tidak melupakan masyarakat Kampung Bayam.
"Inilah yang menjadi pemikiran utama JakPro dalam membangun yaitu, membangun tanpa menelantarkan warga Kampung Bayam," ujar dia.
Di lokasi yang sama Furqan, warga Kampung Bayam yang hadir dalam seminar tersebut mempertanyakan nasib sebanyak 535 kepala keluarga yang belum mendapat kepastian terkait tempat tinggal mereka terdampak pembangunan Stadion BMW.
Sejak Minggu (4/2), Asisten Perekonomian DKI juga sudah mengarahkan JakPro untuk mencarikan solusi bagi warga Kampung Bayam.
Iwan mengatakan dalam desain utama stadion ini, akan ada areal yang tidak dibangun, kemungkinan besar disanalah warga Kampung Bayam akan direlokasi.
Namun belum ada kepastian lebih lanjut, diskusi tentang relokasi akan dilakukan minggu depan.Konsep kawasan stadion sendiri adalah "green building" atau bangunan ramah lingkungan sehingga tidak akan mengganggu lingkungan sekitar.
Justru untuk memelihara lingkungan, warga akan dilibatkan untuk turut serta termasuk kegiatan-kegiatan di masyarakat yang selama ini berjalan juga akan tetap diakomodasi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





