Akurat Logo

Pertumbuhan Ekonomi Ditarget Tembus 6 Persen, Konsumsi Harus Tumbuh 5,4 Persen di 2026

Esha Tri Wahyuni | 8 Oktober 2026, 17:53 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Ditarget Tembus 6 Persen, Konsumsi Harus Tumbuh 5,4 Persen di 2026
Menkeu, Suahasil Nazara

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6% pada 2027. Namun, target tersebut membutuhkan dorongan lebih kuat dari konsumsi rumah tangga dan investasi.

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, konsumsi rumah tangga harus tumbuh lebih tinggi dari 5,4% pada tahun depan agar target pertumbuhan ekonomi 6% dapat tercapai.

“Aspirasi kita tahun depan pertumbuhan ekonomi 6 persen. Kita harus bekerja keras untuk itu. Dan saya ingin sampaikan, kalau untuk mendapatkan 6 persen, maka konsumsi rumah tangga itu harus lebih tinggi dari 5,4 persen pertumbuhannya,” kata Suahasil dalam acara Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga: APBN Tertekan Gejolak Global, Pemerintah Jaga Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen PDB

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri mengingat pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada Semester I 2026 masih berada di level 5,28%.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada Semester I 2026 tumbuh 5,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran.

Konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian tumbuh 5,28% pada periode tersebut. Angka ini masih berada di bawah target pertumbuhan konsumsi yang dibutuhkan pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.

Di sisi lain, konsumsi pemerintah justru mencatat pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. BPS mencatat pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh 18,62% pada Semester I 2026.

Suahasil mengatakan konsumsi pemerintah juga perlu tumbuh lebih tinggi pada tahun depan, dengan target sebesar 5,6%.

Selain konsumsi, pemerintah menempatkan investasi sebagai komponen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027. Investasi ditargetkan tumbuh sebesar 7%.

“Dan kita berharap bersama Danantara kita desain bagaimana APBN dan Danantara kemudian bersatu, sehingga bisa mendorong pertumbuhan investasi kaliber 7 persen,” ujar Suahasil.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.