Akurat Logo

Devisa: Definisi, Fungsi, dan Peranan Pentingnya bagi Indonesia

Redaksi Akurat | 6 Oktober 2026, 10:44 WIB
Devisa: Definisi, Fungsi, dan Peranan Pentingnya bagi Indonesia
Devisa

AKURAT.CO Devisa merupakan uang asing yang dimiliki oleh negara dan digunakan untuk membiayai transaksi antarnegara serta menjaga kestabilan nilai tukar dalam negeri.

Bank Indonesia, sebagai lembaga yang berfungsi sebagai bank sentral, mengatur cadangan devisa untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendukung perdagangan internasional.

Devisa memainkan peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi negara, terutama saat menghadapi fluktuasi di pasar keuangan internasional.

Baca Juga: Komisi XII DPR Pastikan Biosolar B50 Lulus Uji Coba dan Menghemat Devisa Negara

Definisi Devisa dengan Penjelasan Lengkap

Devisa adalah aset yang berbentuk mata uang asing dan dimiliki serta dikelola oleh bank sentral di suatu negara. Istilah devisa berasal dari bahasa Belanda "deviezen," yang merujuk pada uang asing. Cadangan devisa merujuk pada jumlah aset dalam valuta asing yang dimiliki oleh sebuah negara atau bank sentral.

Dalam konteks Indonesia, pengelolaan devisa dilakukan oleh Bank Indonesia dan mencakup berbagai bentuk instrumen keuangan dari luar negeri. Devisa tidak hanya terdiri dari uang tunai, tetapi juga mencakup simpanan, instrumen keuangan, dan aset likuid lainnya dalam mata uang asing.

Komponen Utama dari Devisa

Devisa terdiri dari beberapa elemen penting:

  1. Mata uang internasional: Dolar Amerika, Euro, Yen Jepang, Pound Inggris

  2. Emas moneter: Simpanan emas yang dimiliki oleh bank sentral

  3. Hak Penarikan Khusus (SDR): Mata uang cadangan global dari IMF

  4. Posisi cadangan di IMF: Kewenangan untuk menarik dana dari Dana Moneter Internasional

Baca Juga: Prabowo Terbitkan PP Nomor 8 Tahun 2025, Devisa Hasil Ekspor Diprediksi Naik USD80 Miliar

Macam-macam Devisa

  1. Devisa Umum adalah bentuk mata uang asing yang diterima secara luas dan digunakan dalam transaksi internasional. Devisa ini dapat meliputi berbagai jenis mata uang yang berlaku di pasar global. Devisa umum merujuk kepada mata uang asing yang dapat digunakan tanpa batas untuk berbagai transaksi di tingkat internasional. Tipe ini memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dan dapat diterima dengan mudah di pasar internasional. Ciri-ciri devisa yang umum mencakup kestabilan nilai, kemudahan untuk ditukar, dan penerimaan yang luas di pasar internasional. Contohnya meliputi Dolar Amerika Serikat, Euro, serta Yen Jepang.

  2. Devisa yang Dikhususkan, jenis devisa ini hanya bisa digunakan pada negara tertentu dan umumnya di manfaatkan untuk kegiatan transaksi yang melibatkan dua negara.

Fungsi Strategis Devisa

1. Mengendalikan Nilai Tukar

Devisa berperan sebagai alat untuk mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap valuta asing. Bank Indonesia memiliki kemampuan untuk melakukan intervensi di pasar dengan memanfaatkan cadangan devisa guna mencegah terjadinya fluktuasi yang berlebihan.

2. Pendanaan untuk Impor yang Vital

Devisa memungkinkan Indonesia untuk mendanai impor barang dan jasa yang penting, seperti minyak, bahan baku industri, serta komoditas strategis lainnya. Kesediaan devisa yang memadai memastikan kelancaran kegiatan perdagangan internasional.

3. Pembayaran Utang Internasional

Pemerintah memanfaatkan mata uang asing untuk memenuhi pembayaran pokok dan bunga utang luar negeri. Pengelolaan yang efisien menjamin bahwa Indonesia dapat memenuhi kewajiban internasionalnya dengan tepat waktu.

Sumber-sumber Pemasukan Devisa Indonesia

1. Ekspor Produk dan Layanan

Ekspor adalah sumber utama pendapatan valuta asing bagi Indonesia. Komoditas utama seperti minyak sawit, batubara, karet, serta barang hasil industri memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan devisa. Sektor pariwisata berfungsi sebagai sumber devisa yang signifikan melalui kedatangan wisatawan asing. Industri kreatif dan sektor jasa lainnya juga berkontribusi terhadap peningkatan aliran masuk valuta asing.

2. Investasi dari luar negeri

3. Investasi Langsung Asing (FDI) dan investasi portofolio menghasilkan masuknya aliran uang asing ke Indonesia. Investor asing memerlukan rupiah untuk melakukan investasi, sehingga mereka melakukan penukaran mata uang asing yang mereka miliki.

4. Pengiriman Uang Oleh Tenaga Kerja Indonesia

Aliran remitansi dari pekerja asal Indonesia yang mencari nafkah di luar negeri menjadi sumber pendapatan yang konsisten. Bank Indonesia mencatat bahwa remitansi memberikan kontribusi sekitar 1-2% terhadap keseluruhan cadangan devisa.

5. Pengelolaan Cadangan Valas di Indonesia

Bank Indonesia mengadopsi pendekatan yang hati-hati dalam pengelolaan cadangan devisa dengan mengutamakan prinsip keamanan, likuiditas, dan imbal hasil. Diversifikasi aset dilakukan agar risiko dapat diminimalkan dan hasil dapat dimaksimalkan.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, memperkirakan bahwa cadangan devisa Indonesia akan berada dalam rentang 145 hingga 155 miliar dolar Amerika Serikat pada akhir tahun 2024. Proyeksi ini mencerminkan harapan yang baik terhadap kekuatan ekonomi Indonesia.

Pengaruh Devisa terhadap Ekonomi

Dampak Terhadap Inflasi

1. Ketersediaan devisa yang memadai berperan dalam menjaga kestabilan harga barang impor, sehingga dapat mengurangi tekanan inflasi. Keterbatasan devisa dapat menyebabkan penurunan nilai rupiah serta peningkatan harga barang impor.

2. Keyakinan Investor

Cadangan devisa yang cukup mendorong keyakinan investor terhadap kestabilan ekonomi Indonesia. Penilaian kredit suatu negara juga dipengaruhi oleh kedudukan cadangan devisa. Tantangan dalam Pengelolaan Devisa Masa Kini

3. Fluktuasi Pasar Internasional

Perubahan harga barang dan perubahan kebijakan keuangan di negara-negara maju berpengaruh pada masuknya mata uang asing. Bank Indonesia perlu bersiap menghadapi pengaruh dari kebijakan yang diterapkan oleh The Fed dan ECB.

4. Digitalisasi Metode Pembayaran

Pertumbuhan mata uang digital serta sistem pembayaran internasional memerlukan penyesuaian dalam strategi pengelolaan valuta asing. Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) memiliki potensi untuk mengubah cara cadangan devisa berfungsi di masa mendatang.

Devisa memainkan peranan penting dalam mempertahankan kestabilan ekonomi Indonesia. Manajemen yang profesional dan terbuka oleh Bank Indonesia memastikan bahwa cadangan devisa dapat berfungsi secara maksimal sebagai penyangga kekuatan ekonomi nasional. Pemahaman yang mendalam mengenai valuta asing membantu masyarakat memahami pentingnya kestabilan mata uang dalam aktivitas sehari-hari.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R