Akurat Logo

Proyeksi Pertumbuan Ekonomi 6 Negara ASEAN 10 Tahun ke Depan, RI di Bawah Vietnam dan Filipina

Yosi Winosa | 16 September 2026, 20:18 WIB
Proyeksi Pertumbuan Ekonomi 6 Negara ASEAN 10 Tahun ke Depan, RI di Bawah Vietnam dan Filipina
Ilustrasi bendera negara-negara ASEAN

AKURAT.CO Enam negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara (SEA-6), yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, diproyeksikan tumbuh rata-rata 4,8% per tahun selama 2026 hingga 2035.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh investasi asing dan pembentukan modal yang berkelanjutan, kelanjutan industrialisasi dan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan produktivitas melalui adopsi teknologi.

Ketahanan konsumsi domestik dan struktur demografi yang mendukung di sejumlah negara dengan perekonomian besar di kawasan juga akan menjadi faktor pendorong tambahan.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia ASEAN Cup 2026: Lawan, Jam, Siaran Langsung, dan Venue

Namun, jalur pertumbuhan masing-masing negara mulai menunjukkan perbedaan seiring dengan beragamnya tingkat kekuatan institusi, ketahanan energi, dan kesiapan teknologi yang menentukan kemampuan setiap negara dalam menghadapi berbagai guncangan serta menangkap peluang baru.

Hal tersebut disampaikan dalam laporan “From Tailwinds to Trade-Offs: Southeast Asia Outlook 2026–2035.” Memasuki edisi ketiga, laporan outlook 10 tahun (2026–2035) kini menggabungkan perspektif ekonomi, bisnis, dan kebijakan publik dari Bain & Company, DBS Bank, dan Vriens & Partners.

Laporan tersebut menemukan bahwa kondisi global akan menjadi batasan bagi pertumbuhan kawasan dalam satu dekade mendatang, sementara pilihan kebijakan dalam jangka pendek akan menentukan bagaimana kinerja masing-masing perekonomian di tengah kondisi tersebut.

Setiap negara perlu menetapkan prioritas domestik yang berbeda, namun, prospek pertumbuhan masing-masing negara tetap saling terkait erat melalui perdagangan, investasi, rantai pasok, energi, dan teknologi.

Temuan Utama

Proyeksi dasar laporan untuk tahun 2026 hingga 2035 secara keseluruhan tetap pada angka 4,8%. Sebagai perbandingan, proyeksi laporan tahun 2024 memperkirakan 5,1% untuk periode 2024 hingga 2034.

Lintasan pertumbuhan menunjukkan divergensi bahwa Vietnam tetap menjadi pemimpin pertumbuhan regional, sementara Thailand tertinggal dari negara-negara lain di kawasan.

Rentang kemungkinan hasil telah melebar. Indonesia, Filipina, dan Thailand paling rentan dalam skenario penurunan. Sementara, Malaysia, Singapura, dan Vietnam menangkap potensi peningkatan yang tidak proporsional di bawah kondisi yang lebih menguntungkan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.