Akurat

Indeks Keyakinan Konsumen Juni 2025 Naik Tipis, Tembus 117,8

M. Rahman | 8 Juli 2025, 18:24 WIB
Indeks Keyakinan Konsumen Juni 2025 Naik Tipis, Tembus 117,8

AKURAT.CO Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terjaga, berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) terkini.

Survey tersebut menunjukan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2025 yang tetap berada pada level optimis (indeks di atas 100) sebesar 117,8, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 117,5.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, terjaganya keyakinan konsumen pada Juni 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

IKE Juni 2025 tercatat sebesar 106,7, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 106,0. 

Membaiknya IKE Juni 2025 didukung oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang berada pada level optimis masing-masing tercatat sebesar 120,2 dan 105,9, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 118,1 dan 104,1.

Baca Juga: Keyakinan Konsumen AS Melonjak di Tengah Ancaman Tarif Baru Trump

Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) tercatat di level pesimis sebesar 94,1. Secara spasial, beberapa kota mencatatkan peningkatan IKE seperti Makassar, Surabaya, dan Medan. Sementara itu, sejumlah kota mengalami penurunan IKE, terutama Bandar Lampung, Semarang, dan Banten.

Secara umum keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini terindikasi meningkat untuk beberapa kelompok konsumen. Berdasarkan kelompok pengeluaran, peningkatan indeks tertinggi tercatat pada responden pengeluaran Rp3,1-4 juta (119,7) diikuti Rp2,1-3 juta (114,7). Dari sisi usia, peningkatan indeks tertinggi tercatat pada responden 41-50 tahun (119,1) diikuti 31-40 tahun (121,1).

Kemudian, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini berada pada zona pesimis (lebih dari 100), yang bersumber dari seluruh kelompok usia dan pendidikan, kecuali kelompok pendidikan Sarjana yang tetap berada di level optimis.

Lalu dari sisi pengeluaran, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods pada kelompok pengeluaran di atas Rp3,1 juta berada dalam zona optimis, sementara kelompok pengeluaran di bawah Rp3,1 juta berada pada zona pesimis. Berdasarkan kelompok usia, optimisme pembelian barang tahan lama pada kelompok usia 20-50 tahun masih terjaga di level optimis dan tercatat lebih tinggi dari periode sebelumnya.

Adapun kondisi keuangan konsumen saat ini, pada Juni 2025, rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) tercatat sebesar 75,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 74,3%.

Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sebesar 14,1, lebih rendah dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya sebesar 14,9%. Lebih lanjut,  proporsi pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) pada Juni 2025 stabil sebesar 10,8%.

Poporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama Rp4,1-5 juta (73,9%). Sementara, porsi pendapatan yang ditabung mengalami penurunan pada hampir seluruh kelompok pengeluaran.

Di sisi lain, IEK Juni 2025 tercatat sebesar 128,9, relatif stabil dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 129,0.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa