Anggaran Tukin Dosen ASN Tembus Rp2,6 Triliun, Sri Mulyani: Tingkatkan Kesejahteraan
Demi Ermansyah | 15 April 2025, 14:54 WIB

AKURAT.CO Pemerintah menetapkan kebijakan tunjangan kinerja (tukin) baru bagi dosen ASN, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa total kebutuhan anggaran untuk implementasi skema ini mencapai Rp2,66 triliun.
Dalam taklimat media di Jakarta, Sri Mulyani menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk menutupi kebutuhan tukin selama 14 bulan, termasuk gaji pokok bulanan, tunjangan hari raya (THR), dan gaji ke-13.
“Nilainya Rp2,66 triliun yang akan kami bayarkan setelah Mendiktisaintek mengeluarkan peraturan menteri dan petunjuk teknis,” ujar Sri Mulyani, Selasa (15/4/2025).
Anggaran tersebut, lanjut Srimul nantinya akan disiapkan untuk membiayai tukin bagi 31.066 dosen ASN, yang berasal dari tiga kelompok utama: dosen satuan kerja PTN, dosen satker PTN BLU yang belum mendapatkan remunerasi, dan dosen dari lembaga layanan Dikti.
Skema tukin yang ditetapkan tidak serta-merta menggantikan tunjangan profesi. Sri Mulyani menjelaskan bahwa tukin diberikan sebagai pelengkap jika tunjangan profesi yang diterima dosen lebih kecil dari nilai tukin yang ditentukan berdasarkan kelas jabatan.
“Kalau tunjangan profesi lebih kecil, kami tambahkan selisihnya agar dosen bisa menerima kompensasi yang lebih adil sesuai tanggung jawab jabatannya,” jelasnya.
Namun, jika tunjangan profesi yang diterima dosen lebih tinggi dari tukin, maka dosen tetap menerima tunjangan profesi tersebut tanpa ada pengurangan.
Kebijakan ini tidak berlaku untuk dosen di PTN berbadan hukum dan PTN BLU yang telah menerima skema remunerasi karena sudah dianggap memperoleh kompensasi setara tukin.
"Kami berharap skema ini dapat meningkatkan kesejahteraan dosen ASN yang selama ini belum mendapatkan tambahan penghasilan setara pejabat struktural, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem penggajian berbasis kinerja di sektor pendidikan tinggi," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata









