Ekonomi Global Lesu, Bahlil Turunkan ICP Desember 2024 Jadi USD71,61 per Barel
Camelia Rosa | 17 Januari 2025, 14:37 WIB

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada Bulan Desember 2024 berada pada level USD71,61. Angka ini turun sebesar USD0,21 dibandingkan dengan Bulan November 2024 dengan nilai USD71,83 per barel.
Penetapan ICP ini, tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 9.K/MG.01/MEM.M/2025 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Desember 2024 tanggal 9 Januari 2025.
Plt. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Chrisnawan Anditya, mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis Tim Harga ICP, penyebab turunnya harga ICP dipengaruhi oleh penurunan harga minyak dunia akibat perlambatan perekonomian global.
"Penurunan harga minyak mentah di pasar internasional dipengaruhi antara lain oleh melemahnya perekonomian China yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan permintaan minyak mentah China, bahkan beberapa paket stimulus yang diumumkan pemerintah di Beijing tidak serta merta menyebabkan lonjakan permintaan minyak," jelas Chrisnawan dalam keterangannya, Jumat (17/1/2025).
Faktor lain yang mempengaruhi, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) merevisi turun perkiraan permintaan minyak dunia pada Tahun 2024 dan 2025, dibandingkan publikasi bulan sebelumnya berturut-turut sebesar 210 ribu dan 300 ribu barel per hari (bph) menjadi 103,82 juta bph dan 105,57 juta bph.
"Penurunan harga minyak mentah Indonesia juga turut dipengaruhi oleh penguatan nilai tukar Dollar Amerika Serikat terhadap mata uang utama dunia lain yang mencapai rekor tertinggi dalam dua tahun terakhir," tutur Chrisnawan.
Sementara berdasarkan laporan mingguan International Energy Agency (IEA), stok gasoline Amerika Serikat mengalami kenaikan sebesar 9,1 juta bbl menjadi 223,7 juta bbl pada akhir Desember 2024 dibanding bulan sebelumnya.
Sedangkan untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh Caixin Cina General Services PMI (Purchasing Manager Index) turun menjadi 51,5 di bulan November 2024 mom. Serta terjadi penurunan crude run rate Taiwan pada akhir Desember 2024 menjadi 73,9% (795 ribu bph dari total kapasitas 1,1 juta bph) dari 72,9% pada akhir November 2024.
Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama pada Desember 2024 dibandingkan November 2024 sebagai berikut:
- Dated Brent turun sebesar USD0,53/bbl dari USD74,47/bbl menjadi USD73,94/bbl
- WTI (Nymex) naik sebesar USD0,15/bbl dari USD69,54/bbl menjadi USD69,70/bbl
- Brent (ICE) turun sebesar USD0,27/bbl dari USD73,40/bbl menjadi USD73,13/bbl
- Basket OPEC naik sebesar USD0,02/bbl dari USD72,98/bbl menjadi USD73,00/bbl
- Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun sebesar USD0,21/bbl dari USD71,83/bbl menjadi USD71,61/bbl
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








