Gerindra Apresiasi Keanggotaan Indonesia di BRICS: Bukti Nyata Politik Luar Negeri Bebas Aktif

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyambut baik keputusan Indonesia bergabung dengan BRICS, blok ekonomi yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan pada 2011.
Budi memuji langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menerapkan strategi politik luar negeri yang dinilai berhasil membuka lebih banyak peluang kerja sama dengan negara-negara berkembang.
“Fraksi Gerindra menyambut gembira keanggotaan Indonesia di BRICS. Ini adalah manifestasi nyata dari politik luar negeri bebas aktif yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto,” kata Budi dalam pernyataannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Ia menilai bahwa BRICS memiliki potensi besar dalam membentuk tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Keterlibatan Indonesia di blok ini merupakan langkah strategis di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Baca Juga: KPK Periksa Mantan Ketua KPU Arief Budiman Terkait Kasus Hasto Kristiyanto
“Politik luar negeri kita harus mendorong kolaborasi, bukan konfrontasi, demi memperkuat posisi Indonesia dalam geopolitik global. Kita memiliki kedaulatan untuk menjalin diplomasi yang setara dan saling menguntungkan dengan semua pihak,” ujarnya.
Budi menepis anggapan, bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan bentuk konfrontasi terhadap blok ekonomi Barat.
Ia menegaskan, politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif, sebagaimana tercermin dari partisipasi Indonesia di berbagai forum internasional, seperti OECD, APEC, G20, dan OKI.
“Keterlibatan Indonesia di BRICS tidak dimaksudkan sebagai langkah konfrontatif. Seperti yang sering disampaikan Presiden Prabowo, ‘seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.’ Prinsip ini menjadi dasar diplomasi kita di kancah internasional,” tegas Budi.
Ia juga memastikan bahwa setiap relasi diplomatik yang dibangun bertujuan untuk memperjuangkan kepentingan nasional.
“Kepentingan nasional adalah prioritas utama. Semangat inilah yang tercermin dalam langkah Indonesia bergabung dengan BRICS,” pungkasnya.
Baca Juga: Bagaimana ITS Menjamin Pengembangan Tiap Mahasiswanya? Simak 6 Hal Berikut Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









